Posted: 05 Juli 2018 14:10:02 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 74 kali

Belanja online kini menjadi aktivitas yang semakin lumrah dilakukan. Apalagi mengingat semakin maraknya smartphone dan mudahnya membuka toko online. Ditinjau dari segi perkembangan ekonomi masyarakat, hal ini sangat bagus karena semakin membuat para pelaku bisnis mempersembahkan produk dan jasa terbaiknya. Akan tetapi, hal ini bukan berarti tak menyisakan risiko.

Kemudahan berbelanja online juga berpotensi risiko penipuan. Demikian setidaknya hasil laporan yang dibuat oleh Experian dan IDC merujuk pada hasil survei yang dilakukan pada konsumen di sepuluh negara di Asia Pasifik, termasuk Indonesia. Disebutkan bahwa Indoneesia merupakan negara dengan pertumbuhan e-commerce paling cepat.

"Indonesia adalah salah satu pasar e-commerce dengan pertumbuhan paling cepat di Indonesia, dengan 74 persen dari responden pernah melakukan pembelian online," ungkap Managing Director, Southeast Asia and Emerging Market, Experian Asia Pasific, Dev Dhiman. Sayangnya, angka penipuannya juga tinggi.

Data yang ada mengungkap rata-rata orang Indonesia pernah mengalmai penipuan berbagai e-commerce. "Namun, tingkat penipuannya pun tinggi, dengan rata-rata 25 persen orang Indonesia pernah mengalami tindak penipuan via berbagai e-commerce," lanjutnya.


Komentar Anda

Artikel terkait