Posted: 05 Juli 2018 13:25:12 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 112 kali

Lama berseteru, kini dua vendor besar smartphone dunia ini sudah islah alias berdamai. Keduanya adalah Samsung dan Apple. Kedua perusahaan ini diketahui telah lama berselisih akibat masalah paten produk.

Kesepakatan damai tersebut diungkap oleh hakim Lucy Koh pasca memimpin sidang terbaru, Rabu (27/6/2018) waktu setempat. Sayangnya, ia tak mengungkapkan rinci kesepakatan keduanya. Samsung dan Apple pun tak memberikan pernyataan ihwal hal ini.

Sekedar mengingat kembali, perang paten dua raksasa smartphone dimulai pada 2011 silam. Saat itu, Apple sebagai pemilik iPhone menuntut denda 1 miliar dollar AS ke Galaxy S dan Note—tentu yang dimaksud adalah Samsung. Menanggapi tuntutan ini, Samsung tak terima. Pabrikan Korea Selatan itu pun mengajukan banding selama 7 tahun terakhir.

Tak mau kalah, Apple pun terus melayangkan tuntutan bertubi-tubi. Merujuk pada dokumen perusahaan berlogo apel groak tersebut, ada beberapa paten teknis dan desain iPhone yang digunakan Samsung tanpa izin.

Paten dimaksud antara lain fungsi dasar smartphone untuk zoom dengan menekan layar. Perusahaan berbasis di Cupertino, Amerika Serikat ini pun akhirnya menurunkan nominal tuntutannya. Pada Mei 2018 lalu, Samsung diminta membayar ke Apple senilai 539 juta dollar AS.

Apple melalui juru bicaranya mengatakan jika pihaknya selalu berinovasi demi memuaskan pasar. Diterangkan pula persoalan paten bukan sekedar masalh uang, tetapi sebagai wujud perlindungan atas kerja keras dan inovasi tim Apple. “Kasus ini lebih dari sekadar uang. Apple selalu membawa revolusi pada produk iPhone dan faktanya Samsung seenaknya menjiplak. Penting bagi kami untuk melindungi kerja keras dan inovasi tim Apple,” kata juru bicara Apple lebih lanjut sebagaimana dilansir TheVerge.

Sementara itu, pasca putusan dikeluarkan, Samsung menyatakan menolak dan mengajak berunding kembali. Tak ingin kalah dengan Apple, Samsung pun melayangkan tunutan balik senilai 145 juga dollar AS untuk kasus berbeda. Dengan tuntutan pembayaran kembali itu pun, perseteruan mereka selama ini sampai pada titik akhir. Sejauh ini, masih belum diketahui harga kesepakatan keduanya. Keduanya juga belum memberikan pernyataan resmi soal ini. Kita nantikan saja.


Komentar Anda

Artikel terkait