Posted: 05 Juli 2018 13:05:57 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 63 kali

Kabar terbaru kembali datang dari Apple. Pabrikan berlogo apel groak itu dikabarkan akan membuat iPhone 6s di India. Selain itu, konon ada iPhone lain yang juga akan dibuat. Sejauh ini, masih belum diketahui iPhone yang dimaksud, tetapi ditengarai sebagai iPhone 6s Plus.

Sementara itu, produksi iPhone 6s telah dimulai sejak pekan lalu di Bengaluru, India. Demikian sebagaimana dikutip dari Economic Times, Rabu, (27/6/2-18). Produksi ini dilakukan setelah hampir 5 bulan sejak perusahaan yang berbasis di Cupertino, AS itu dan manufaktur kontrak Wistron pertama kali dilaporkan akan membuat pabrik baru di Negeri Hindustan.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa kemungkinan keduanya dikabarkan mencoba produksi iPhone 6s Plus di negara yang masyur dengan kuliner karinya itu. Akan tetapi, saat itu sepertinya mereka belum meracik iPhone tersebut dengan cita rasa lokal.

Sementara itu, keinginan Apple membuat iPhone di negara yang masyur dengan destinasi wisata Taj Mahal itu bukan tanpa alasan. Negara ini merupakan pangsa pasar yang empuk.

Sayangnya, pemerintah setempat membebani pajak yang cukup signifikan pada parangkat impor. Hal ini, tentu berdampak pada kenaikan harga perangkat. Jurus ini memang sengaja diluncurkan pemerintah agar para vendor membuat perangkat di dalam negeri.

Dengan produksi domestik, diharapkan harga perangkat akan bisa ditekan. Hal ini sesuai dengan tujuan Apple untuk meningkatkan pasarnya di segemen smartphone menengah dan atas di negara tersebut. Melalui pabriknya di tingkat lokal, Apple pun akan bisa bersaing dengan para rivalnya, seperti Samsung. Kompetitor bebuyutan Apple ini sudah lebih dulu memproduksi perangkatnya di India.

Sementara itu, sebelumnya Apple sudah lebih dulu mencoba membesut iPhone SE di India. Sayangnya, produk ini kurang menggairahkan di pasar. Meski sudah dibanderol miring, tetapi produk ini ternyata hanya mampu menyumbang 15 persen pada penjualan iPhone secara keseluruhan.

Lain halnya dengan iPhone 6 yang justru harus diimpor, tetapi memberikan kontribusi cukup signifikan. Terbilang cukup lumayan, penjualan handset ini mampu menyumbang hingga 1/3 dari keseluruhan penjualan iPhone.

Dihadapkan pada kondisi ini, Apple tetap akan memproduksi iPhone di India. Alasan utamanya adalah mengatasi pajak yang tinggi. Pasalnya, gara-gara pajak tersebut, Apple menjadi kalah saing dari Samsung dan OnePlus di segmen premium. iPhone 8 dan iPhone X yang dijual di negara ini harganya begitu mahal karena terkena pajak tinggi. Walhasil angka penjualannya pun tak sesuai dengan ekspektasi.


Komentar Anda

Artikel terkait