Posted: 12 Juni 2018 13:03:54 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 48 kali

Menjadi perusahaan super kuat di jagad teknologi tak menjamin Google lepas dari masalah denda. Laporan terbaru menyebut, raksasa mesin pencari itu berpotensi menghadapi denda hingga miliaran dollar AS dari European Commission, setidaknya pada Juli 2018.

Ketua badan Antitrust Uni Eropa Margrethe Vestager mengatakan komisinya siap  mengumumkan temuan negatif yang dihimpunnya dalam beberapa minggu mendatang. Komisi tersebut berwenang menjatuhkan hukuman denda hingga USD11 miliar (Rp152,7 triliun) atau 10 10 persen dari pendapatan global Alphabet yang merupakan induk perusahaan Google.

Denda tersebut bukan denda pertama yang harus Google bayarkan di wilayah Eropa. Sebelumnya, pada tahun llau, Google pernah terpaksa harus membayar denda senilai USD 2,7 miliar atau Rp 37,5 triliun sebagai konsekluensi atas masalah layanan perbandingan harga miliknya.

Sementara itu, Badan pengawas Antitrust Uni Eropa tengah menyelidiki peluang pemaksaan yang dilakukan pembesut Android itu kepada produsen ponsel untuk hanya menggunakan layanan karyanya, seperti Chrome dan Search. Cara Google membuat Android sebagai sistem operasi yang open source dinilai menghalangi perusahaan lain untuk mengembangkan sistem operasinya.


Komentar Anda

Artikel terkait