Posted: 16 April 2018 14:31:04 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 57 kali

Apple mengambil tindakan tegas bagi para karyawannya yang telah membocorkan informasi. Perusahaan berlogo apel groak itu memenjarakan1 2 karyawannya yang sudah membeberkan rahasia perusahaan ke pihak lain. Informasi yang dibocorkan tersebut meliputi rincian produk perusahaan yang berbasis di Cupertino itu yang belum dirilis alias dalam purwarupa. Selain itu, pembocor juga mengumbar memo internal petinggi perusahaan ke karyawan.

Sementara itu, pada 2017 lalu, diketahui ada 12 dari 29 orang yang ditangkap pihak berwajib atas tuduhan di atas. Kabar penangkapan itu sendiri terungkap dari catatan internal perusahaan yang dibocorkan ke publik. Disebutkan bahwa 12 orang yang ditangkao itu terdiri dari karyawan Apple, kontraktor dan beberapa mitra dalam rantai pasokan Apple.

Memo tersebut menyebutkan bahwa tindakan tegas perusahaan merupakan upaya pelacakan dan pembatasan informkasi yang bisa dibagikan karyawan ke publik. Hal ini mengingat kebocoran informasi bisa berdampak pada pendapatan perusahaan. Dalam memo itu, perusahaan menuliskan jika hal ini tidak hanya berdampak pada orang-orang kehilangan pekerjaan, tetapi juga kesulitan mencari kerja di tempat lain. "Orang-orang ini tidak hanya kehilangan pekerjaan mereka, tapi juga akan sulit mencari pekerjaan di tempat lain," tulis perusahaan di memo internal itu.

Lebih lanjut, dalam memo itu perusahaan juga mengatakan jika dalam beberapa kasus pembocor harus menghabiskan waktu di penjara dan membayar denda lantaran tindakannya dinilai kejahatan federal. "Pada beberapa kasus, mereka akan menghabiskan waktu mereka di penjara dan denda besar untuk pencurian rahasia dagang yang diklasifikasikan sebagai kejahatan federal," sambung pembesut iPhone itu di memo internalnya.

Kebocoran data perusahaan pada dasarnya memiliki dua sisi, baik negative maupun positif. Sisi negatifnya, konsumen akan penasaran dengan info seputar yang dibocorkan. Apabila purwa rupa produk yang bocor misalnya, konsumen akan penasaran dan menantikan kehadiran produk itu.

Namun, di sisi lain competitor juga bisa mengambil keuntungan dari hal ini. Mereka bisa saja membuat produk serupa bahkan mencuri start untuk melenggangkannya ke publik. Hal ini tentu, sangat merugikan perusahaan yang mengalami kebocoran data. Sementara itu, sampai saat ini Apple menyangkal ihwal kebocoran memo internal perusahaannya.


Komentar Anda

Artikel terkait