Posted: 07 April 2018 14:19:48 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 78 kali

Twitter mengumumkan telah melakukan pembersihan terhadap lebih dari 1,2 juta akun yang bermuatan terorisme sejak 2015 lalu. Pengumuman ini dituangkan dalam Laporan Transparansi terbaru yang dirilis. Sementara itu, selama  semester kedua tahun lalu, media sosial berlogo burung itu juga melakukan penangguhan permanen terhadap 274.460 akun karena alasan yang sama.

Angka tersebut lebih sedikit dibandingkan penangguhan pada semerster pertama 2017. Langkah Twitter ‘menyapu’ akun terorisme itu dilakukan untuk memastikan platformnya bukan tempat menarik bagi para pemuat konten terorisme. "kerja keras selama bertahun-tahun untuk memastikan bahwa platform kami tidak menjadi tempat yang menarik untuk orang-orang yang mempromosikan konten terorisme," terang jejaring sosial yang juga berlogo huruf “t”.

Sementara itu, dari semua akun yang dihapus pada semester kedua tahun lalu, 93 persen diantaranya ditandai alat dan alogaritma internal Twitter. Selain itu terdapa 74  persen akun yang diblokir bahkan sebelum mengunggah tweet apapun. Selain mengungkap hal tersebut, Twitter dalam Laporan Transparansi-nya juga menunjukkan ada kenaikan 38 persen terkait penghapusan konten karena melanggar hak cipta, baik di Twitter maupun di Persicope.


Komentar Anda

Artikel terkait