Posted: 26 Maret 2018 15:13:13 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 105 kali

Kabar soal akuisisi Uber oleh Grab memang telah mengemuka beberapa waktu belakangan ini. Informasi terbaru pun semakin mempertegas kabar tersebut. Tersiar kabar bahwa Uber sepakat menjual unit bisnisnya di kawasan Asia Tenggara ke Grab.

Akusisi ini tampak unik mengingat dilakukan oleh pesaingnya sendiri. Sekilas peminangan ini menunjukkan kekalahan Uber atas Grab. Akan tetapi jika ditelisik lebih jauh, hal ini akan menguntungkan Uber. Pasalnya, penjualan unit bisnisnya itu akan membuat Uber tak perlu menggelontorkan miliaran dollar AS untuk unit usahanya itu.

Data yang ada menunjukkan sejak 2009 silam, Uber mengucurkan lebih dari 10 miliar untuk bisnisnya. Sementara itu, dengan akuisis ini Uber tetap masih memiliki saham sekitar 25%-30% dalam unit bisnis gabungannya bersama Grab.

Sementara itu, penjualan unit bisnis Uber ke pesaingnya bukan kali ini saja terjadi. Sebelum unit bisnisnya di Asia Tenggara yang dilepas, startup ini telah lebih dulu menjual unit platform ride sharing di China ke Didi Chuxing apda 2016 lalu. Langkah serupa kembali terjadi di Rusia pada Februari 2018 dengan menjualnya ke Yandex.


Komentar Anda

Artikel terkait