Posted: 22 Mei 2018 09:08:36 by Handayani BeritaNet.com | Dilihat 10 kali

Terkadang, kita sering membuang sembarang perangkat elektronik yang sudah tidak terpakai di tempat sampah. Namun ternyata, hal tersebut harus dihindari. Pasalnya. peralatan elektronik yang menggunakan baterai lithium-ion dapat terbakar dengan mudah di tempat sampah. Jika terminal baterai terkena kontak dengan sesuatu yang metal seperti truk sampah, maka dapat menimbulkan sirkuit tertutup dan memicu muatan listrik. Berdasarkan laporan USA Today, baterai lithium-ion yang dibuang bertanggung jawab atas 65% kebakaran fasilitas pembuangan sampah di California pada tahun lalu.

Baterai lithium-ion yang terbakar juga sulit untuk dipadamkan. Pasalnya, jika satu baterai terbakar, maka baterai lainnya yang tidak aktif juga dapat terbakar jika kontak dengan api. Bahkan telah ditemukan kasus baterai lithium-ion yang dibuang memicu 5 alarm kebakaran pada awal tahun ini di sebuah fasilitas pembuangan sampah di Queens, New York. Kebakaran ini baru bisa dipadamkan setelah dua hari dan asap dari kebakaran menyebabkan empat cabang jalur kereta api Long Island untuk ditutup selama beberapa jam.

Harga produksi baterai yang terus menurun menjadikan baterai lithium-ion lebih terjangkau bagi produsen perangkat elektronik, seperti smartphone, laptop, bahkan mobil. Baterai lithium-ion sendiri saat ini mencapai 70% dari pasar baterai isi ulang di Amerika Serikat. Dengan harga jual yang murah, tentunya akan semakin memicu tingginya angka pembuangan baterai lithium-ion yang sudah tidak digunakan.


Komentar Anda

Artikel terkait