Posted: 20 Mei 2018 08:51:01 by Handayani BeritaNet.com | Dilihat 57 kali

Di momen Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati pada Kamis (18/5/2018) lalu, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menegaskan upaya pembasmian konten negatif di seluruh platrofm digital. Beberapa konten yang cukup mendapa perhatian adalah konten radikalisme dan terorisme yang menjadi perhatian khusus pemerintah belakangan ini. Upaya pembasmian konten negatif tersebut salah satunya dilakukan dengan mengoptimalkan kerja mesin pengais (crawling) konten negatif.

Rudiantara  menyebutkan bahwa saat ini kerja mesin pengais konten negatif yang diberi nama AIS telah ditingkatkan menjadi setiap dua jam sekali. Oleh karena itu, hasil temuan situs-situs yang berkaitan dengan radikalisme dan terorisme menjadi lebih cepat dideteksi dan diatasi. Diketahui, hingga saat ini, pemerintah telah menemukan 1.285 kanal dan sudah dilakukan take down atau penurunan konten.

Menurut Rudiantara, konten-konten yang berkaitan dengan radikalisme dan terorisme sangat marak di media sosial. Oleh karena itu, selain upaya yang telah dilakukannya, Rudiantara juga meminta partisipasi masyarakat agar lebih aktif melaporkan temuan akun atau konten-konten yang melanggar. Rudiantara menambahkan bahwa kerjasama Kominfo dan Kepolisian juga masyarakat akan lebih baik dan cepat menangkal radikalisme dan terorisme.


Komentar Anda

Artikel terkait