Posted: 10 Maret 2018 08:46:45 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 116 kali

XL Axiata akan memperkuat layanan 4G melalui frekuensi 2100 MHz. Seperti diketahui,  beberapa waktu lalu sejumlah operator seluler di Indonesia  telah melakukan lelang frekuensi 2300 MHz dan 2100 MHz. Usai lelang tersebut, mereka tengah melakukan penataan ulang atau refarming kanal masing-masing di kedua spektrum itu.

Demikian pula dengan XL. Operator telekomunikasi yang dinahkodai Dian Siswarini ini melakukan perpindahan dari blok 10 ke  blok 7. Usai refarming nanti, Group Head Commercial LTE XL Axiata, Rahmadi Mulyohartono mengungkapkan pihaknya akan menggunakan frekuensi 2100 MHz untuk memperkuat layanan 4G. Langkah tersebut akan dilakukan termasuk menerapkan teknologi Carrier Agregation (CA) guna meningkatkan bandwidth koneksi.

Untuk diketahui, Carrier Agregation merupakan teknik menyambungkan handset ke jaringan LTE dengan dua frekuensi berbeda. Rahmadi mengatakan pihaknya akan menggunakan frekuensi  4G melalui 1.800 MHz dan 2.100 MHz. Dengan demikian, perangkat yang mendukung CA buatan XL akan mengaktifkan fitur tersebut secara otomatis untuk meningkatkan kecepatan. Hal ini akan lebih praktis karena tidak perlu ada pengaturan dan registrasi.

Diungkapkan Rahmadi lebhih jauh, pengguna yang perangkatnya mendukung teknologi tersebut otomatis akan terhubung. Mereka yang berada dekat BTS mendapatkan frekunsi 2100 MHz, sedangkan yang jauh dari BTS akan kebagian 1800 MHz. “Jadi kalau handset memang support, maka langsung tersambung. Kalaupun belum support atau dapat sinyal bisa di-split frekuensinya. Yang dekat BTS dapat 2.100 MHz, yang jauh dapat 1.800 MHz,” terangnya seperti dikutip dari Kompas Tekno, (23/1/2018).

Artinya, XL tidak hanya akan menggunakan 2100 MHz untuk 3G juga 4G. Frekuensi 2100 MHz sendiri merupakan frekuensi netral seperti yang ditetapkan Kemenktrian  Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo). Di samping frekuensi tersebut,frekuensi 450 MHz dan 2.300 MHz juga ditetapkan netral.

Sementara itu, saat ini XL memiliki spectrum 15 MHz di frekuensi 2100 MHz. spectrum tersebut, masih menurut Rahmadi akan dibagi menjadi 2. Spectrum 10 MHz akan digunakan untuk 4G, sedangkan frekuensi 5 MHz akan digunakan untuk 3G. Di samping mengungkapkan hal tersebut, ia juga menyampaikan ponsel yang telah mendukung CA dijual dengan harga Rp 3,5 juta ke atas. Ke depan,  pihaknya juga akan mengumumkan di situsnya ihwal handset yang mendukung teknologi CA.

Rata-rata handphone kelas menengah atas di kisaran harga Rp 3,5 juta ke atas sudah support. Nanti kami akan tampilkan juga daftarnya di situs XL, perangkat mana saja yang sudah suport CA,” katanya.


Komentar Anda

Artikel terkait