Posted: 27 Januari 2018 08:39:16 by Handayani BeritaNet.com | Dilihat 70 kali

Untuk melengkapi kehadiran platform Android Go, sistem operasi Google yang ditujukan untuk ponsel kelas entry level, kali ini Google merilis keyboard Gboard Go. Namun perilisan keyboard Gboard Go tersebut baru diperuntukan bagi perangkat yang menjalankan Android 8.1 Oreo dan memiliki RAM rendah. Jika, versi penuh Gboard membutuhkan ruang sebesar 70MB, Gboard Go hanya memerlukan ruangan sebesar 40MB. Sayangnya, versi ringan dari aplikasi yang dihadirkan Google ini tampaknya akan membuat perbedaan dari versi asli. Untuk versi Go, ada kemungkinan aplikasi tidak mendukung fitur GIF, stiker dan pencarian emoji.

Pada Desember 2017 dilaporkan, aplikasi keyboard Gboard Google telah mendapatkan update software di Android. Pembaruan tersebut membawakan beberapa fungsionalitas, salah satunya yakni dukungan penulisan tangan. Saat pengguna ingin menambahkan tulisan tangan, pengguna cukup ketuk pada "Setelan Bahasa", pilih bahasa yang diinginkan lalu pilih tulisan tangan sebagai layout. Fungsi tersebut akan berguna untuk sistem abjad dan tulisan yang menampilkan ribuan tombol serta karakter.

Selain itu, dari segi urusan tata letaknya, kini telah mendukung di beberapa bahasa terpilih seperti Awadhi, Bambara, Bundeli, Emilian-Romagnol, Fulani, Gilaki, Hiligaynon, Jamaican Patois, Kumaoni, Lambadi, dan Lombard. Kemudian ada pula Madurese, Minangkabau, Mazanderani, Nahuatl, Neapolitan, Norwegian (Nynorsk), Piedmontese, Sadri, Santali (Devanagari and Bengali), Sicilian, Sylheti, Venetian, dan Zazaki.
Pada Agustus lalu, Google mengumumkan bahwa Gboard telah mendukung 119 bahasa di dunia melalui dukungan 30 bahasa baru. Untuk menambah dukungan bahasa yang sudah ada, Google mempekerjakan mesin pembelajaran ke aplikasi Gboard. Dengan teknologi tersebut perusahaan yang bermarkas di Mountain View, California, itu bisa memiliki beragam bahasa di dunia.


Komentar Anda

Artikel terkait