Posted: 06 Januari 2018 11:55:55 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 7766 kali

Para peneliti menemukan adanya serangan jenis baru ke sebuah prosesor. Penyerangnya diberi nama Meltdown dan Spectre. Keduanya disebutkan menyerang kernel yang berjalan dalam sebuah prosesor.

Kernel sendiri merupakan sistem yang mengolah dan mengatur perintah maupun program yang berjalan di perangkat komputasi tanpa sistem operasi. Lalu, apakah Meltdown dan Spectre? Dijabarkan bahwa keduanya memiliki jenis serangan yang sama untuk masuk ke kernel dan mengendalikan prosesor. Akibat serangan keduanya, proses komputasi sebuah perangkat bahkan jaringan sistem bisa terganggu.

Apabila sebuah prosesor terserang Meltdown dan Spectre, data atau informasi dalam perangkat bisa bobol atau diakses. Sialnya lagi, serangan tersebut jua bisa digunakan memanipulasi data. Celah semacam ini berpotensi dimanfaatkan oleh para penjahat siber.

Sementara itu, jika dibandingkan Meltdown lebih ganas daripada Spectre. Nama yangd isebut pertama itu mampu masuk ke jaringan proses dan sistem terpenting. Ia juga bisa menembus bagian memori data perangkat bahkan yang sudah terisolasi. Lain halnya dengan Spectre yang hanya mampu mengganggu proses yang berjalan di aplikasi dalam sebuah perangkat atau sistem yang terdampak.

Meski terdapat perbedaan ‘tingkat keparahan’ serangan, tetapi perangkat yang terserang kedua serangan tersebut sama bervariasinya. ‘Korban’ dari serangan ini tidak hanya komputer, tetapi juga smartphone berbagai sistem operasi. Hal ini mengingat kedua serangan tersebut menargetkan sistem terpenting dan memanfaatkan celah pada susunan atau arsitektur di prosesor. Konon, serangan tersebut juga membuat prosesor terdampak menurun kinerjanya.

Sejauh ini para produsen prosesor mengumumkan sedang bekerja sama untuk ‘menambal’ celah tersebut. Tak ingin kalah, para perusahaan perangkat lunak juga telah melakukan langkah senada. Sebut saja seperti Google, Microsoft, dan Apple yang rajin memberikan update sistem untuk penggunanya.


Komentar Anda

Artikel terkait