Posted: 25 Desember 2017 10:15:09 by Handayani BeritaNet.com | Dilihat 95 kali

Jika selama ini Anda beranggapan bahwa e-sport hanya di dominasi oleh kalangan muda saja, nampaknya anggapan Anda tersebut salah. Tim e-sport ternyata tak cuma didominasi kaum muda, tetapi juga lansia. Hal ini terbukti dari tim e-sport bernama Silver Sniper yang anggotanya berusia antara 60-80 tahun. Salah satu anggotanya adalah Monica Idenfors, nenek berusia 62 tahun. Kisahnya berawal pada awal 2017, saat dia menemukan iklan yang mencari lansia untuk bergabung ke dalam tim e-sport untuk bertanding dalam turnamen Counter Strike di Swedia.

Idenfors yang pada saat itu juga kebetulan baru saja pensiun dari pekerjaannya, menganggap bahwa iklan tersebut merupakan hal yang menarik sehingga ia mencoba untuk mendaftar. Terutama karena Idenfors butuh kegiatan untuk mengisi waktu luangnya sebagai pensiunan. Di tim Silver Sniper, Idenfors, yang usianya 62 tahun, merupakan anggota termuda. Uniknya, selain berusia lanjut, anggota Silver Sniper juga punya kesamaan lain, yaitu sama-sama belum pernah bermain Counter Strike selama hidupnya. Dengan demikian, tentunya mereka harus berlatih terlebih dahulu sebelum ikut dalam turnamen tersebut. Waktu latihannya pun tak lama, mereka hanya punya tiga minggu untuk mempersiapkan diri melawan tim lain yang sudah berpengalaman selama bertahun-tahun.

Untungnya pelatih Silver Sniper adalah seorang veteran di game Counter Strike, yakni Tommy 'Potti' Ingemarsson, mantan pemain Counter Strike profesional, yang sejak pensiun memang bekerja manager tim CS. Meski demikian, tujuan dibentuknya tim Silver Sniper yang disponsori oleh Lenovo tersebut sebenarnya bukan untuk meraih prestasi, namun tim untuk mempromosikan e-sport ke khalayak yang lebih luas, dalam hal ini lansia. Pasalnya seperti yang kita ketahui, selama ini e-sport tampaknya lebih diminati oleh kaum muda.


Komentar Anda

Artikel terkait