Posted: 14 Desember 2017 13:11:29 by Handayani BeritaNet.com | Dilihat 84 kali

Bagi Anda  yang saat ini masih sering menggunakan charger palsu iPhone, nampaknya Anda harus segera menghentikan penggunaa charger Anda tersebut. Pasalnya, charger palsu iPhone berisiko membuat penggunanya tersengat listrik. Hal tersebut diungkapkan oleh para peneliti ahli di Electrical Safety First yang baru-baru ini meneliti mengenai charger dan kabel palsu iPhone. Dari penelitian tersebut, didapatkan hasul bahwa 49 dari 50 charger palsu iPhone yang dijual di Inggris gagal lolos uji keamanan. Diungkapkan, satu dari tiga charger gagal dalam seluruh pengujian kelayakan. Sementara, lebih dari setengahnya gagal dalam uji kelistrikan. Artinya charger tersebut berisiko tinggi membuat penggunanya tersengat listrik.

Hal lain yang ditemukan dalam pengujian internal kabel, di mana setengah dari charger palsu iPhone ini menggunakan komponen yang tidak memenuhi standar kelayakan. Hal tersebut tentunya sangat mengerikan mengingat pengguna kerap kali menggunakan telepon sembari mengisi daya. Jika pengisian daya dibiarkan semalam, hal tersebut akan menimbulkan lebih banyak potensi bahaya.

Menurut data perlindungan konsumen Trading Standards, charger palsu iPhone sangat berbahaya, sesuai dengan harganya yang murah. Untuk melakukan penelitian, lembaga tersebut membeli 400 charger palsu Apple dengan harga US$ 396 (sekitar Rp 5,3 jutaan) dan menemukan bahwa 397 di antaranya tidak menggunakan material pengantar listrik yang layak untuk melindungi pengguna dari sengatan listrik.

Electrical Safety First pun menawarkan beberapa tips untuk membedakan charger iPhone palsu. Misalnya saja, charger palsu dua kali lebih lama saat dipakai untuk mengisi daya. Selain itu, dari segi kemasan biasanya ada kesalahan pengejaan tulisan, hingga pengemasan yang tidak rapi seperti kemasan charger iPhone asli.


Komentar Anda

Artikel terkait