Posted: 22 Desember 2017 09:25:17 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 193 kali

Ingin lebih ramah dengan anak, banyak vendor pun juga menciptakan smartwatch khusus untuk anak. Namun, sepertinya para pembesut wearable sekalipun untuk anak tak akan bisa memasuki pasar Jerman. Pasalnya, negara tersebut melarang penjualan smartwatch untuk anak-anak.

Alasannya, hal tersebut bertentangan dengan undang-undang pemerintah tentang pengawasan. Pemerintah pun berlaku tegas kepada perusahaan yang nekad menjual perangkat tersebut. Federal Network Agency juga menganjurkan para orang tua menghancurkan perangkat tersebut.

Presiden agen tersebut, Jochen Homann, dalam pernyataan tertulis mengatakan para orang tua menggunakan arloji cerdas untuk mendengarkan lingkungan anak-anak secara diam-diam. Hal ini dianggap terlarang. "Melalui aplikasi, orang tua bisa menggunakan jam tangan itu untuk diam-diam mendengarkan lingkungan anak-anak. Alat itu dianggap pemancar terlarang," katanya.

Merujuk pada penelitian, diketahui para orang tua menggunakan jam tangan pintar untuk mendegarkan guru saat mereka belajar di dalam kelas. Di samping itu, mereka juga meminta sekolah mengawasi jam tangan dipakai siswa.

Seperti diketahui, pada smartwatcch terdapa kartu SIM dan sedikit fungsi telepon yang bisa diatur melalui sebuah aplikasi. Hal ini mampu digunakan untuk mendengarkan percakapan. Di Jerman, hal tersebut dilarang karena bertentangan dengan undang-undang.

Negara ini bukan kali ini saja melarang penggunaan perangkat pintar untuk anak-anak. Sebelumnya, tepatnya pada Februari lalu, negara tersebut juga melarang penjualan boneka ‘pintar’—disebut demikian karena boneka tersebut bisa berbicara. Alasan pelarangan tersebut sama halnya dengan pelarangan arloji pintar kali ini.


Komentar Anda

Artikel terkait