Posted: 30 November 2017 09:29:22 by Handayani BeritaNet.com | Dilihat 132 kali

YouTube sebagai situs berbagai video yang sangat populer saat ini, tentunya menjadi ladang pengiklan yang aktif bagi sejumlah brand. Namun dalam waktu dekat ini, mencuat kabar bahwa YouTube ditinggalkan oleh beberapa pengiklan dari merek ternama, seperti Mondelez, Lidl, dan Mars. Hengkangnya beberapa merek ternama tersebut dilakukan menyusul adanya temuan iklan dari sejumlah merek besar muncul di video yang tak pantas. Video yang dimaksud menampilkan seorang anak tampil dengan busana minim. Setelah temuan itu, YouTube pun dianggap memungkinkan seseorang mencari video semacam itu.

Bahkan, layanan milik Google itu menyebut pencarian itu dapat dilakukan dengan mudah. Padahal, YouTube telah berjanji untuk melakukan pemantauan yang lebih baik untuk melindungi konten anak-anak. YouTube sendiri telah menanggapi temuan tersebut dengan menyebut iklan tak seharusnya ada di video itu. Dengan adanya kejadian ini, platform berbagi video itu pun segera meminta maaf dan berjanji akan melakukan peninjauan menyeluruh.

Sebagai tambahan informasi, ini bukan kali pertama YouTube ditinggal oleh para pengiklannya. Sebelumnya, sejumlah pengiklan seperti Marks and Spencer, Audi, RBS, dan L'Oreal juga pernah menarik iklannya karena muncul di video pendukung kelompok ekstremis. Akibatnya, para pengiklan ramai-ramai meninggalkan YouTube ketika itu. Alasannya, kebanyakan iklan tersebut dimunculkan secara berbayar dan akan memberi sekitar 6 poundsterling (setara Rp 100 ribu) per 100 views. Karena itu, banyak pihak merasa sejumlah merek terkenal turut menyumbang dana pada kelompok ekstremis.


Komentar Anda

Artikel terkait