Posted: 14 November 2017 13:33:43 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 87 kali

Sementara itu, penelitian yang dilakukan ini merupakan bagian dari inisiatif Womenwill—bagian dari inisiatif Google untuk memberdayakan perempuan dengan berbisnis online. Riset tersebut dilakukan awal tahun ini. Sebanyak 900 laki-laki dan perempuan dari berbagai kota di Indonesia terlibat dalam penelitian ini.

Jangkauan penelitian ini bisa begitu luas karena menggunakan metode online. "Orang-orang yang kami wawancara pengguna internet dan bukan pengguna internet kami melakukan ini dengan metode online, makanya cukup besar jangkauannya," terangnya lebih jauh. Tujuan utama dari penelitian ini untuk mengetahui pemahaman para kaum hawa di Indonesia terkait interaksinya dengan internet dan belajar internet.

Dari penelitian yang dilakukan terungkap bahwa di Indonesia keluarga sangat penting. Terungkap pula bahwa di Tanah Air secara bersamaan ada kemajuan dalam hal keseimbangan tanggung jawab dalam keluarga untuk mendidik anak-anak dan juga kegiatan berumah tangga. Google pun memastikan produk yang ditawarkan ke pengguna membantu baik laki-laki dan perempuan dalam mengemban tanggung jawab mereka. "Jadi, kami memastikan juga bahwa program dan produk kami membantu baik perempuan dan laki-laki untuk melakukan tanggung jawab ganda ini," katanya.

Riset itu juga mengungkap persentase keinginan wanita bekerja pasca menjadi ibu. Sebanyak 61 persen wanita—yang merupakan pengguna internet, tetap ingin bekerja. Sayangnya, hanya 51 laki-laki yang mengizinkan istrinya tetap bekerja secara penuh atau full time.

Tak mengherankan jika 39 persen wanita pun ingin berwirausaha saja. Terungkap juga bahwa 53 persen wanita  yang berwirausaha itu menyatakan keinginan belajar online. Hasil penelitian pun mengungkap 3 konten utama  yang dikehendaki para kaum hawa, diantaranya, fesyen dan kesehatan, ilmu pengetahuan serta nutrisi.

Berbeda halnya dengan kaum adam yang lebih cenderung menggemari konten bisnis, teknik dan TI. "Karena itulah, keinginan untuk menjadi pengusaha bagi perempuan sangat tinggi, dan karena itulah Womenwill fokus pada pengusaha perempuan," ungkap Veronica lebih jauh.


Komentar Anda

Artikel terkait