Posted: 31 Oktober 2017 15:34:59 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 549 kali

Telkom melalui anak usahanya, PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia (Telkom Infra) berupaya menghadirkan jaringan di kawasan terdepan Indonesia. Hal tersebut diwujudkan dengan pengintagrasian dan loading traffic link segmen Larantuka-Kalabahi-Atambua. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperluas jaringan tulang punggung pita lebar yang menghubungkan ibu kota/kabupaten (IKK) di pulau-pulau terluar dan terpencil.

Proses pengintegrasian dan loading traffic link tersebut menjadi penanda purnanya penggelaran kabel optik (kabel laut dan terestrial) Sistem Komunikasi Kabel Laut Aceh, Sibolga, Batam, Larantuka (SKKL ASBL). Adapun total panjang  kabel optik yang dibentangkan mencapai 770 kilometer (km). Kabel itu menghubungkan lima segmen link SKKL, meliputi Sabang dengan Aceh (44 km), Simeleu dengan Bakongan (142 km), Sibolga dengan Nias (156 km), Larantuka dengan Atambua (354 km), dan Batam dengan Tanjung Balai Karimun (73 km).

Sementara itu, digelarnya SKKL ASBL tersebut di samping untuk menghubungkan antar wilayah di Indonesia juga untuk memenuhi kapasitas trafik pelanggan dan meningkatkan kualitas layanan TelkoGroup di kawasan Nusa Tenggara Timur. “Selain untuk menghubungkan kota-kota yaitu Sabang, Simelue, Kalabahi, Gunung Sitoli, dan Tanjung Balai Karimun, penggelaran SKKL ASBL juga ditujukan untuk memenuhi kebutuhan kapasitas traffic pelanggan dan meningkatkan kualitas layanan TelkomGroup di wilayah Nusa Tenggara Timur,” kata Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin Selasa 10 Oktober 2017 lalu.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dengan digelarnya SKKL ASBL, TelkomGroup berharap bisa mempercepat pemerataan akses telekomunikasi ke berbagai wilayah Indonesia, termasuk ke kawasan ibu kota/kabupaten di daerah pelosok. Diterangkannya bahwa kini pihaknya terus melakukan pembangunan jaringan pita lebar untuk menjangkau berbagai ibu kota kabupaten di Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk mendukung upaya pemerintah mewujudkan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia.

Di samping itu, langkah ini juga dilakukan sebagai bukti komitmen Telkom dalam membangun masyarakat digital Indonesia. “Saat ini, TelkomGroup tengah membangun jaringan pita lebar yang menjangkau 457 IKK di seluruh Indonesia, dan akan terus berupaya untuk dapat menghubungkan seluruh ibu kota kabupaten di seluruh Indonesia. Hal ini merupakan komitmen Telkom untuk membangun masyarakat digital Indonesia sekaligus mendukung upaya pemerintah mewujudkan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia,” terangnya.

Berbagai upaya pelebaran pita lebar ini secara umum bisa dinilai sebagai sebuah cara menghadirkan ‘wajah pemerintah’ di kawasan terdepan NKRI. Ibarat rumah, bagaimanapun juga kawasan terdepan adalah ‘teras’, sehingga keberadaannya bukan untuk dikesampingkan, tetapi juga harus sama dengan kota-kota lain di Indonesia.


Komentar Anda

Artikel terkait