Posted: 31 Oktober 2017 15:29:08 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 82 kali

Kebiasaan buruk pengguna terhadap ponselnya bisa berdampak buruk. Disebutkan pihak Google bahwa kebiasaan jelek pengguna itu bisa memunculkan celah keamanan pada ponsel. Sementara Google sendiri mengklaim sistem operasinya telah aman, terlebih sebagai OS terbesar.

"Sebagai sistem operasi paling populer dan menjadi ekosistem terbesar, tentu kami sadar bahwa kami juga harus membekali dengan sistem keamanan," kata Adrian Ludwig, Director Android Security Google pada video conference di kantor Google Indonesia (10/10/2017) lalu. "Namun, sistem keamanan yang sudah disediakan kerap masih memiliki celah, dan serangan yang masuk sebetulnya diakibatkan oleh penggunanya," lanjutnya.

Lebih lanjut, ia memberikan contoh kebiasaan buruk pengguna, yaitu tidak mengunci layar. Adrian menyebut meski hal ini terdengar remeh, tetapi dengan mengunci layar berarti pengguna tetap  mengawasi keamanan ponselnya. Dengan membiarkan ponselnya terkunci, artinya potensi kebobolan ponsel akibat kelalaian bisa dicegah.

"Sistem keamanan yang kebobolan itu tidak selalu karena serangan malware lewat aplikasi, kadang penggunanya sendiri juga lalai. Dengan mengunci layar artinya perangkat tersebut berada di pengawasan kita," imbuhnya.

Hal lain yang tak kalah penting untuk menjaga ponsel aman adalah dengan melakukan backup data. Langkah ini penting dilakukan untuk mengantisipasi jika kejadian buruk pada smartphone terjadi, seperti ponsel hilang atau terserang malware. Tak hanya itu, selalu meng-update perangkat juga menjadi langkah lain yang perlu diperhatikan untuk mengamankan ponsel.

"Selama fitur atau aplikasi tersebut Anda update, maka sistem keamanan di perangkat Anda terjamin. Aplikasi Google Play Protect yang sudah kami buat juga sudah sangat menjamin perangkat Anda aman," terangnya. Satu hal yang ditekankan Adrian bahwa pengguna diharapkan hanya mengunduh aplikasi yang resmi atau tersedia di Play Store. Cara ini perlu dilakukan mengingat mengunduh aplikasi melalui sumber (link) yang tidak jelas berpotensi disusupi malware.

Berikutnya, Adrian mengingatkan para pengguna Android untuk mengaktifkan fitur sistem otentifikasi akun berlapis 2-factor authentification Google Service. Hal ini penting dilakuukan, sehingga setiap ada pihak yang mencoba mengakses akun tanpa izin, Anda lebih dulu menerima pemberitahuan.


Komentar Anda

Artikel terkait