Posted: 04 Oktober 2017 15:01:32 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 92 kali

Perusahaan riset, BayStreet mengungkapkan dalam laporan terbarunya bahwa penjualan ponsel Essential mengalami kegagalan di pasar. Merujuk pada perusahaan yang melacak dan menganalisis pengiriman ponsel di pasar Amerika Serikat  (AS) itu, Essential Phone hanya terjual 5.000 unit di AS sejak dirilis. Angka tersebut dinilai sangat rendah.

Apalagi mengingat valuasi Essential yang sudah cukup tinggi. Kabarnya, perusahaan tersebut telah bernilai USD1,2 miliar (Rp16 triliun). Capaian itu juga terlihat rendah mengingat waktu peluncuran ponsel tersebut sudah cukup lama.

Ponsel iin mulai dirilis pada Juni 2017. Namun, perangkat baru tersedia pada awal September ini. Distribusi perangkat dilakukan melalui Sprint di pasar AS. Meski demikian, perusahaan tersebut juga menjual versi non paket melalui Best Buy dan toko online Essential.

Essential Phone ditawarkan USD699,99 atau setara dengan Rp 9,4 juta. Khusus pelanggan Sprint dapat membeli Essential Phone dengan harga USD14,58 atau Rp196 ribu per bulan selama 18 bulan. Perangkat tersebut juga ditawarkan dengan aksesori kamera 360 derajat yang dibanderol USD200 atau Rp2,6 juta.

Sementara itu, menurut Maxwell R, penguji perangkat dari Phone Arena mengatakan Essential Phone memiliki beberapa kekurangan. Ponsel ini memiliki tampilan yang menawan dari sisi luar.

Ponsel itu menerima update software pada malam kehadirannya di toko Sprint di seluruh AS. Update tersebut sebenarnya bukan yang pertama. Pembaharuan sebelumnya hanya dapat dinikmati oleh pengguna unit review.


Komentar Anda

Artikel terkait