Posted: 25 Agustus 2017 14:47:56 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 120 kali

Pembesut OS Windows itu pun menyebut berencana untuk berbagi data secara berkala. Disebutkan bahwa peningkatan akun pengguna sebesar 300 persen tersebut, sebagian besar permasalahan ditemukan akibat penggunaan password yang lemah dan mudah ditebak. Selain itu, terdapat pula penyerangan penipuan bertarget dan pelanggaran yang dilakukan oleh pihak ketiga.

Peretasan dan peretas bisa dikatakan berbanding lurus. Semakin banyak situs yang melakukan pelanggaran dan pencurian password, maka akan semakin banyak penyerang. Berbanding lurus dengan hal tersebut, maka akan semakin gencar dalam berupaya untuk menggunakan kembali informasi rahasia milik korban di berbagai situs.

Sementara itu, peningkatan sebesar 44 persen terkait percobaan akses dari alamat IP berbahaya bisa dikurangi. Caranya, dengan kebijakan keamanan yang terfokus pada akses bersyarat berbasis risiko. Para peneliti pun menyarankan konsumen untuk membandingkan permintaan dari alamat IP perangkat untuk mengetahui alamat IP dan perangkat yang dapat dipercaya.


Komentar Anda

Artikel terkait