Posted: 04 Agustus 2017 10:45:58 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 107 kali

Dian juga membeberkan konsekuensi dari fokus bisnisnya tersebut berimbas pada pengurangan pendapatan dari legacy service yang lebih cepat dibadingkan operator lain, tetapi juga mendapatkan penetrasi data yang lebih cepat. "Kita harus mengakselerasi migrasi dari legacy service ke data service, lebih cepat dari industri. Akibatnya, pengurangan pendapatan dari legacy service terjadi lebih cepat dari operator lain. Tapi, di sisi lain, penetrasi penggunaan data juga menjadi lebih cepat," kata bos perusahaan tersebut.

Dian membeberkan lebih jauh bahwa yang dimaksud dengan  Legacy service adalah layanan voice atau panggilan telepon dan suara. Sementara itu, untuk mendorong pertumbuhan data, perusahaan ini terus melakukan ekspansi jaringan 4G.

Hingga Juni lalu, XL telah menjangkai 288 kota/kabupaten di Indonesia. Jangkauan tersebut diakomodasi dengan 93.507 BTS. Dari jumlah tersebut, 14 ribu diantaranya merupakan BTS 4G. Sementara 42 BTS lain merupakan BTS 3 GB.

Ekspansi layanan tersebut berhasul meningkatkan trafiks hingga 3 kali lipat dibandingkan tahun lalu. Sementara untuk trafik 4G, peningkatannya mencapai 13 kali lipat dari semester satu 2016. Sementara itu, pelanggan data XL diketahui meningkat hingga 35,3 juta yang merupakan 70 persen ddari total 50,5 juta total pelanggan XL.


Komentar Anda

Artikel terkait