Posted: 09 Juli 2017 13:23:36 by Handayani BeritaNet.com | Dilihat 251 kali

Tren mobil otonomos saat ini menjadi salah satu subsektor di bidang teknologi yang tengah mengalami perkembangan pesat. Mulai dari perusahaan Amerika Serikat seperti Google, hingga perusahaan Tiongkok seperti Baidu, berlomba-lomba mengembangkan mobil otonomos. Seperti yang diketahui, dalam pengaplikasiannya, mobil otonomos ini tidak dikemudikan oleh seroang sopir manusia. Dengan demikian, maka baru-baru ini muncul sebuah pertanyaan besar mengenai bagaimana kecerdasan buatan di balik teknologi mobil otonomos mengambil keputusan saat kondisi darurat yang menyangkut hidup dan mati penumpang di dalam mobil?

Ternyata, pertanyaan ini bisa terjawab dengan cara memelajari perilaku manusia melalui uji coba berbasis teknologi virtual reality. Sekelompok peneliti, berhasil menggambarkan mekanisme pengambilan keputusan kecerdasan buatan dalam bentuk algoritma. Temuan ini sangat berarti karena sebelumnya penelitian semacam ini diprediksi tidak akan dapat dilakukan.

Leon Sütfeld, salah satu peneliti dari Universität Osnabrück, Jerman, menyebutkan bahwa perilaku manusia dalam situasi darurat dan dilematis seperti ini dapat dibuat peraganya dengan mengacu pada nilai hidup sederhana yang dikaitkan dengan setiap objek manusia, hewan, atau benda mati.


Komentar Anda

Artikel terkait