Posted: 22 Mei 2017 14:15:57 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 207 kali

Sementara itu, perusahaan keamanan keamanan Internet Seoul, Hauri, yang dikenal punya banyak data kegiatan peretasan Pyongyang, memperingatkan akan ada serangan ransomware sejak tahun lalu. Peneliti di lembaga keamanna tersebut, Simon Choi juga mengatakan kepada AFP bahwa malware Wanna Cry memiliki kode yang sama dengan yang digunakan untuk menyerang Sony Pictures dan Bangladesh dalam serangan sebelumnya yang dituduhkan kepada Korea Utara.

Tuduhan terhadap Korea Utara juga muncul dari para para peneliti di Amerika Serikat, Rusia dan Israel. Meski menyebut Korea Utara berhubungan dengan serangan itu, tetapi sangat sulit untuk menghubungkannya serangan siber.

Peneliti dari perusahaan kenamaan, Google, Neel Mehta juga menunjukkan kesamaan antara WannaCry dan kode yang digunakan kelompok peretas Lazarus yang dikenal luas berkaitan dengan Pyongyang. Demikian seperti dilansir AFP.


Komentar Anda

Artikel terkait