Posted: 19 Mei 2017 11:42:55 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 116 kali

Tak hanya Kaspersky, Symantec juga menemukan hubungan serupa. Mengacu pada sebuah laporan dalam Cyberscoop, meski perusahaan itu mengatakan sulit memecahkan arti kode bersama tersebut. "Meskipun kaitan itu ada, namun sejauh ini masih lemah. Kami terus menyelidiki untuk menemukan kaitan yang kuat," tulis perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Namun, temuan ini masih berupa dugaan. Pasalnya, pada level tertentu, sulit untuk mengetahui apa yang harus diperbuat untuk temuan tersebut. Hal ini lantaran WannaCry di satu sisi berperilaku seperti penjahat standar. Dengan demikian, sebelum temuan terbaru ini, tidak ada alasan untuk mencurigai sebuah negara terlibat dalam serangan ini.

Pada sisi yang lain, penggunaan kode yang relevan dari sampel Korea Utara oleh pembuat Wanna Cry juga bisa dipahami. Hal ini sama halnya penggunaan kode EternalBlue dari NSA. Akan tetapi, jika dugaan Kaspersky benar, bisa jadi hasil tersebut merupakan bagian dari pelanggaran data interna dan bukan keterlibatan sebuah negara.


Komentar Anda

Artikel terkait