Posted: 19 Mei 2017 11:41:08 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 145 kali

Fokus dunia beberapa hari belakangan terfokus pada Wanna Cry Ransomware. Malware ini telah menginfeksi banyak komputer di dunia yang tersebar di ratusan negara dan jumlah korban mencapai ratusan ribu. Serangan siber ini pun diklaim terbesar yang pernah ada.

Selain serangannya yang luas, Wanna Cry juga menyebar dengan cepat. Fenomena ini tak ayal mencuatkan tanya, “ siapa dalang di balik mega serangan siber yang bergitu ekspres ini?” Lembaga penelitian keamanan, Kaspersky Lab pun menemukan bukti baru ‘otak’ di balik serangan itu. Konon, Korea Utara turut bertanggungjawab terhadap dalam penyebaran virus tersebut.

Dalam sebuah unggahan, Kaspersky merinci segmen kode yang digunakan dalam varian WannaCry dengan sampel bulan Februari 2015 lalu. Sampel yang dimaksud berhubungan dengan Lazarus Grup, aktor yang dilacak Kaspersky berkaitan dengan pemerintah Korea Utara. Keterkaitan ini pertama kali ditemukan peneliti Google, Neal Mehta dan Kaspersky pun yakin kemiripannya jauh melampaui kode bersama itu.

"Kami sangat percaya bahwa sampel Februari 2015 itu disusun oleh orang yang sama, atau oleh orang yang memiliki akses ke kode sumber dengan yang digunakan pelaku enkripsi WannaCry 2017 dalam gelombang serangan 11 Mei," tulis perusahaan keamanan itu.


Komentar Anda

Artikel terkait