Posted: 21 April 2017 09:23:13 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 46 kali

Awal 2000-an nama BlackBerry begitu berkibar. Namun, pesatnya smartphone Android lantas membuat vendor asal Kanada itu mulai redup di pasar mobile. Pembesut layanan pesan instan BBM itu pun sampai-sampai masuk dalam daftar perusahaan yang berisiko.

Namun, kini BlackBerry sudah lebih ‘sehat’. Analis Equity, Paul Treiber mengumuman vendor tersebut telah lebih baik, sehingga dihapus dari daftar perusahaan berisiko. Perusahaan ini sudah tidak bergantung dari aliran dana piak luar, seperti Service Access  Fees. Vendor satu ini pun sudah tak mengalami kerugian produksi hardware.

Keberhasilan BlackBerry keluar dari status ‘perusahaan mengkhawatirkan’ itu tak terlepas dari upaya yang dilakukan sang nahkoda, John Chen. Di bawah kepemimpinanya, BlackBerry mampu menumbuhkan bisnis software-nya dan memfokuskan diri di pasar Enterprise of Things. Di samping itu, BlackBerry juga melakukan manuver cukup tajam di lini mobile. Perusahaan ini memiliki bermitra dengan perusahaan lain, yaitu TCL dan Infracom untuk menghadirkan perangkat baru.


Komentar Anda

Artikel terkait