Posted: 17 April 2017 13:47:38 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 146 kali

Disebutkan bahwa pemegang saham Toshiba setuju untuk memisahkan unit NAND flash dan menjualnya. Hal ini berkaitan dengan upaya Toshiba untuk mendapatkan biaya untuk unit nuklir di AS miliknya—yang mengancam masa depan Toshiba.

Sementara Jumat pekan lalu (akhir Maret-Red), Nikkei melaporkan, perusahaan ekuitas swasta dari AS, Silver Lake dan perusahaan chip AS, Broadcom menawarkan ‘mahar’ JPY2 triliun atau setara Rp239 triliun ke Toshiba. Meski telah banyak pihak yang tertarik melirik bisnis memori Toshiba, tetapi sampai saat ini masih belum diketahui siapa pihak yang sukses meminangnya.

Ketertarikan banyak pihak terhadap binis memori Toshiba pun sebenarnya bisa dipahami. Hal ini mengingat cukup berpengaruhnya Tosshiba di pasar NAND. Disebutkan penguasan pasar Toshiba di lini bisnis tersebut mencapai 20 persen.


Komentar Anda

Artikel terkait