Posted: 12 April 2017 15:34:32 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 131 kali

WhatsApp versi web dilaporkan bisa dibajak melalui kiriman foto yang sudah disusupi kode berbahaya. Setidaknya demikian hasil laporan dari Check Point, sebuah perusahaan keamanan. Disebutkan bahwa, dengan membuka foto tersebut, pengguna bakal dialihkan ke laman HTML yang berisi malware.

Malware ini kemudian akan bisa digunakan untuk mengakses semua data pengguna yang disimpan di data lokal komputer. Hanya dengan mengirimkan foto, peretas bisa mengambil alih akun dan mengirimkan pesan atas nama pengguna.

“Dengan mengirim foto, seorang penyerang bisa mengambil alih akun, mengakses history pesan, semua foto yang pernah dibagikan, lalu mengirim pesan atas nama pengguna,” kata Oded Vanunu, head of product vulnerability research Check Point, seperti dilansir The Verge.

Meski demikian pengguna kini tak perlu khawatir. Pasalnya setelah Check Point melaporkan celah keamanan pada 8 maret lalu, kini WhatsApp sudah menambal celah tersebut. “Saat Check Point memberi laporan, kami langsung menanggapinya dalam sehari dan merilis update untuk WhastApp Web. Mohon restart browser untuk memastikan bahwa Anda memakai versi terbaru,” ujar seorang juru bicara WhatsApp.


Komentar Anda

Artikel terkait