Posted: 17 Februari 2017 14:18:55 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 217 kali

Baidu tak ingin kalah denan para perusahaan teknologi Barat lain. Raksasa mesin pencari asal Tiongkok ini pun ternyata juga ingin mengembangkan kecerdasan buatan atau artifial intelligence. Sejalan dengan hal ini, perusahaan dari negeri Tirai Bambu ini menggandeng mantan petinggi Microsoft, Qi Lu.

Lu sebelumnnya menjabat sebagai wakil direktur eksekutif di perusahaan pembesut OS Windows itu hingga September 2016. Pimpinan Baidu, Robin Li pun mengatakan alasan pihaknya menggandeng Lu. "Dr. Lu kaya pengalaman kepemimpinan dan manajemen dan sekarang memimpin ranah kecerdasan buatan," katanya dalam keterangan tertulis seperti dilansir Reuters.

Sementara itu, demi fokus ke kecerdasan buatan, Baiddu dikabarkan leha menggelonorkan dana hingga 200 juta dolar pada Oktober 2016 lalu. Dana ini juga digunakan untuk pengembangan realitas tertambah (augmented reality) dan studi mendalam.


Komentar Anda

Artikel terkait