Posted: 07 April 2016 14:21:01 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 1392 kali

‘Panama Paper’ terbilang sebagai dokumen online terbesar dalam sejarah jurnalisme yang pernah dibocorkan di internet. Bagaimana tidak, dokumen yang memuat perilaku korupsi tokoh-tokoh besar dan pemimpin dunia itu mencapai 2,6 TB. Ukuran ini jauh lebih besar dibandingkan dokumen Wikileaks yang pernah dibocorkan pada 2010 lalu yang ‘hanya’ 1,7 GB.

Secara terperinci, dokumen Panama Papers terdiri dari 11 juta dokumen internal yang terenkkipsi. Apabila diurai, 11 juta dokumen itu terdiri dari 4,8 juta e-mail; 3 juta database; 2,1 juta dokumen PDF; 1,1 juta foto; 320.000 dokumen teks; dan 2.000-an file lainnya.

Lebih jauh, Panama Papers memuat informasi jaringan orang-orang yang berkuasa dan kaya di seantero jagad yang memanfaatkan kebijakan keringanan pajak (tax heaven) di Panama. Hal tersebut dilakukan untuk menyembunyikan kekayaan, mencuci uang atau untuk menghindari pajak. Meskipun, pada kenyataannya ada regulasi yang mengatur di negara tersebut untuk melarang hal itu.

Sebagaimana dilansir Tech Crunch, data berkapasitas ekstra besar itu berasal dari kantor pengacara di Panama, yaitu Mossack Fonseca. Firma ini sendiri mengklaim tidak pernah melakukan pelanggaran hukum selama beropeasi dalam 40 tahun.

Dokumen Panama Papers sendiri pertama kali diperoleh surat kabar Jerman, Suddeutsche Zeitung. Data tersebut selanjutnya diteruskan ke kelompok jurnalis global atau International Consortium of Investigative Journalists. Bagi Anda yang juga ingin melihat seperti apa dokumen raksasa berisikan para pengemplang pajak itu, bisa berkunjung ke http://panamapapers.sueddeutsche.de/en/.


Komentar Anda

Artikel terkait