Posted: 13 Agustus 2008 08:25:00 by Telkom BeritaNet.com | Dilihat 2993 kali

bagimu_guruDalam rangka Bangun Kecerdasan Bangsa dan implentasi program CSR Peduli pendidikan, TELKOM bekerja sama dengan harian Republika selama dua hari (08 & 09 Agustus 2008) menggelar pelatihan bagi guru bertajuk "Bagimu Guru Kupersembahkan" angkatan ke-2 tahun ketiga, yang diikuti oleh sekitar 40 peserta bertempat di Aula Kandatel Kotabaru Yogyakarta.

Hadir dalam acara pembukaan Direksi TELKOM yang diwakili oleh GM Kandatel Yogyakarta Nyoto Priyono, Direktur Marketing harian Republika Nuky Surachmad, Pemerhati dunia Pendidikan Imam Prasojo sekaligus sebagai pembicara tentang Motivasi dan jajaran manajemen Republika, serta jajaran Telkom.

Nyoto Priyono yang mewakili Direksi dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf pada kesempatan ini Direksi tidak dapat hadir di tengah-tengah para guru dalam kegiatan ini, karena tugas tidak dapat ditinggalkan, Dewasa ini perkembangan teknologi informasi sangat pesat, beliau mengatakan pada abad ke 20 informasi yang disampaikan sangatlah terbatas karena hanya mengandalkan media tatap muka yang hanya bisa di nikmati oleh beberapa orang saja, sedangkan sekarang kapan pun dan di manapun segala sesuatu tentang informasi bisa diakses setiap orang bahkan tidak terbatas membaca tapi bisa berinteraksi dan saling tanya jawab. Inilah sisi komunikatifnya internet sebagai trend perkembangan informasi yang saat ini sedang melanda dunia,

Dengan Technologi Information (TI) akan menjadi penggerak perubahan yang sangat fenomenal di setiap aspek kehidupan dan perkembangan teknologi inforamasi khususnya Internet perlu disikapi dengan tepat untuk memeberikan manfaat yang lebih besar dari pada resiko, demikian sambutan Direksi yang disampaikan GM Kandatel Yogyakarta.

Melalui pelatihan ini para guru memperoleh materi yang popular dari sumbernya langsung dari para praktisi dan public figure seperti pakar komunikasi dari UGM, Imam Prasojo pemerhati pendidikan anak, berharap para guru bisa memahami dan menerima kehadiran teknologi informasi yang semakin canggih dan cepat dalam perkembangannya. Hadirnya informasi dilihat dari sisi waktu informasi akan lebih cepat dan dari segi ekonomi masyarakat tidak direpotkan oleh biaya untuk mendapatkan informasi artinya biaya cukuplah ringan untuk mendapatkan informasi, demikian Nyoto Priyono menambahkan.

Pada kesempatan ini Nyoto Priyono mengatakan program-program lain dalam dunia pendidikan yang dilakukan di Divre IV khususnya di kota Yogyakarta dan sekitarnya seperti program IG2S bagi para siswa dan guru, pemberian beasiswa dan pemberian bantuan pembangunan sekolah-sekolah, serta pemberian bantuan sarana pendidikan berupa komputer di beberapa sekolah dan pondok pesantren yang telah tersambung dengan internet Speedy, dan untuk mengakhiri sambuatnya beliau mengajak para guru peserta pelatihan dalam berinteraksi dapat menggunakan Flexi dan mengakses internet melalui Speedy, serta bila ingin sharing informasi manfaatkan Fleximillist sekali sms semua anggota komunitas guru memperoleh informasi secara bersamaan, demikian ujarnya.

Sedangkan Imam Prosojo dalam menyampaikan materi motivasi mengajak para peserta pelatihan yang berasal dari para guru SD hingga SMP lokasi Yogyakarta dan sekitarnya agar segera melakukan perubahan cara berpikir dalam memberikan motivasi siswa-siswanya, dengan tiga hal yakni Behaviour, Conection behaviour dan Humanism, selain itu lakukan sharing informasi antar guru "Echange teacher" pertukaran guru, demikian ungkapnya.

Komentar Anda

Artikel terkait