Posted: 29 September 2015 13:32:10 by Handayani BeritaNet.com | Dilihat 611 kali

Berangkat dari keresahan peternak terhadap tingginya prevalensi mastitis pada sapi perah yang disebabkan bakteri patogen staphylococsus aureus dan streptococcus agalactiae, maka beberapa mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang menciptakan alat terapi mastitis bagi sapi perah yang diberi nama "Mastitis Electrical Biomedis" atau "Mastimedis". Pembuatan alat tersebut juga sekaligus mengingat dampak yang disebabkan oleh  mastitis sendiri sangatlah merugikan. Sapi yang terjangkit mastitis akan mengalami penurunan produksi susu, kualitas susu, penyingkiran susu, biaya perawatan dan pengobatan yang juga tinggi, serta pengapkiran ternak lebih awal.

Salah satu mahasiswa pembesut Mastimedis, yakni Rifai yang juga mahasiswa Fakultas Peternakan UB angkatan 2013 menyebutkan bahwa jika penyakit mastitis ini dibiarkan pada kelenjar susu sapi, maka susu yang diproduksi akan ikut tercemar bakteri. Selama ini, untuk mengatasi masalah tersebut, para peternak hanya mengandalkan antibiotik, seperti antibiotik dan anti-inflam (mastitis klinis). Namun sayangnya, dua bakteri penyebab mastitis tersebut mudah sekali resisten terhadap beberapa pengobatan antibiotik.

Oleh sebab itu, Rifai beserta timnya menciptakan sebuah alat yang diklaim dapat membunuh dua bakteri penyebab mastitis tersebut dengan prinsip elekroporasi. Prinsip tersebut dapat menyebabkan bakteri mati pada frekuensi dan tegangan tertentu. Rifai membuat alat tersebut dengan prinsip elektroporasi, sehingga menghindari penggunaan antibiotik karena antibiotik untuk menghindari terjadinya residu pada susu yang tidak baik apabila terkonsumsi. Alat ini pun diklaim telah melewati serangakaian uji coba, di antaranya adalah pengujian secara elektronika, uji invitro dan invivo. Ke depannya, Rifai menyebutkan bahwa alat ini akan terus diteliti dan dikembangkan untuk benar-benar dapat digunakan di semua peternakan sapi perah di Indonesia, sehingga dapat meningkatkan produksi susu dalam negeri.


Komentar Anda

Artikel terkait