Posted: 01 September 2015 14:40:39 by Handayani BeritaNet.com | Dilihat 660 kali

Ketika Anda membuka laman social media seperti Facebook, pastinya Anda pernah sesekali atau bahkan sering kali menerima spam dari seseorang yang tidak Anda kenal atau berniat tidak baik pada Anda. Spam atau pesan yang dikirim secara bertubi-tubi tanpa dikehendaki penerimanya memang sering dijumpai di social media. Bahkan baru-baru ini seorang pria bernama ) Sanford Wallace, mengaku telah menyebarkan lebih dari 27 juta pesan spam melalui server Facebook. Pria asal Las Vegas, Amerika Serikat (AS) itu melakukan aksinya sejak 2008 hingga 2009.

Atas tindakannya tersebut, pada tahun 2009 lalu Facebook diketahui telah melayangkan tuntutan terhadap Wallace. Jaksa San Francisco, Melinda Haag, dalam pernyatannya mengatakan bahwa pria yang dijuluki sebagai 'Spam King' tersebut melakukan spamming massal setelah berhasil mendapatkan akses ke sekitar 500 ribu akun pengguna Facebook. Bukan hanya itu saja. Dalam pernyataan yang dibuatnya di pengadilan, pria tersebut juga mengaku telah melakukan penipuan dan penghinaan kriminal. Wallace juga mengakui telah melanggar perintah pengadilan untuk tidak mengakses jaringan komputer Facebook.

Akibat ulahnya, pria berusia 47 tahun tersebut dijadwalkan akan dijatuhi hukuman pada 7 Desember 2015. Hukuman yang dijatuhkan kepada Wallace berupa ancaman hukuman penjara selama tiga tahun, ditambah denda sebesar US$ 250 ribu atau setara Rp 3,5 miliar. Sejauh ini, pengacara Wallace, William Burns, belum memberikan komentar terkait pengakuan kliennya tersebut.


Komentar Anda

Artikel terkait