Posted: 10 Juli 2015 10:11:29 by Handayani BeritaNet.com | Dilihat 655 kali

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam waktu dekat ini diberitakan mulai mengembang sistem pemungutan suara berbasis elektronik atau yang dikenal dengan e-voting. Kepala Program Sistem Pemilu Elektronik, Andrari Grahitandaru menyebutkan bahwa pengadaan e-voting dianggap memiliki beberapa keunggulan dibandingkan sistem konvensional yang mengandalkan perhitungan manual.

Menggunakan system e-voting dinilai dapat membantu mengurangi pemakaian kertas yang selama ini digunakan pada system konvensional. Hal tersebut membentu mencegah terjadinya global warming. Selain itu, perhitungan e-voting dinilai lebih akurat dikarenakan e-voting dapat menghitung dan mencetak struk audit. Dari system pengiriman, e-voting dinilai lebih praktis dikarenakan e-voting dapat melakukan pengiriman langsung dari perangkat di TPS ke KPU. Adapun sistem konvensional, pengiriman dilakukan secara fisik dan berjenjang waktu.

Sistem e-voting juga memiliki keunggulan lainnya antara lain, akurasi dan online. Sistim ini diharapkan dapat meminimalisir kesalahan dan mendeteksi jika ditemukan rekayasa suara. Rahasia pemilih dengan system ini juga akan sangat terjaga karena hasil akan langsung dikirim ke pusat. Namun apabila pemerintah benar-benar akan mencanangkan penggunaan mesin e-voting tersebut pada masyarakat Indonesia, maka seharusnya juga di damping dengan sosialisasi mengenai pemakaian mesin tersebut, agar tidak terjadi kesalahan pemahaman.


Komentar Anda

Artikel terkait