Posted: 25 Maret 2015 09:27:36 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 658 kali

Pekan ketiga Maret ini terbilang bukan waktu yang baik bagi Uber, sebuah layanan pemesanan taksi. Bagaimana tidak? serentetan serangan telah menimpanya mulai dari serangan di kantornya di Perancis. Disusul kemudian serangan terhadap para pengemudinya di Amsterdam. Kini, akun resmi WeChat milik Uber di Tiongkok juga dikabarkan diblokir.

Dikutip dari The Next Web, pagi ini( 20/3/2015), ketika mengakses akun Uber dengan akun aplikasi layanan pesan instan tersebut muncul keterangan bahwa aplikasi telah diblokir dengan alasan melanggar aturan sebagaimana ditunjukan Sina Tech dalam Bahasa Mandarin.

Seperti dilansir Tech In Asia, (20/3/2015), aturan yang dilanggar tersebut perihal larangan WeChat terhadap rekening umum seperti perusahaan Uber dari yang memberikan insentif melalui penawaran menarik bagi pengguna untuk berbagi hal-hal dengan kelompok mereka.

Meski demikian, larangan ini tidak berlangsung lama. Setidaknya pemblokiran akan berlaku selama sepekan dan pekan berikutnya dapat beoperasi kembali.


Komentar Anda

Artikel terkait