Posted: 28 Februari 2015 09:27:02 by RRF BeritaNet.com | Dilihat 619 kali

Sebuah smartphone dengan kecanggihan teknologi tahan air menjadi primadona di semua kalangan. Memang tidak dipungkiri salah satu musuh perangkat satu ini adalah air. Beberapa waktu lalu Samsung resmi meluncurkan perangkat baru, yaitu Galaxy Tab Active di Jakarta. Tablet Active dirancang khusus untuk para pengguna yang memiliki mobilitas tinggi karena mampu bertahan di segala kondisi seperti debu dan air. 
 
Pambudi Baskara Sudirman selaku Enterprise Mobility Product Marketing, mendemonstrasikan ketangguhan perangkat tersebut dalam sebuah acara yang digelar oleh Samsung. Dengan teknologi yang dibawa, perangkat ini ditujukan tidak kepada semua kalangan, karena memang harga yang dibanrolkan cukup mahal.
 
"Gadget sekarang ini sudah digunakan untuk tujuan produktifitas kerja, bukan sekadar hiburan saja," terang Singgih Wandojo, Director Enterprise Busines Team PT. SEIN di Jakarta, Kamis (26/2/2015).
 
Samsung Galaxy Tab Active sudah mengantongi sertifikasi IP67 di mana perangkat itu kebal debu dan air. Selain itu juga tahan banting bila terjatuh dari ketinggian 1,2 meter. Untuk desain luarnya dibuat dari material yang kokoh dengan tambahan proctective cover berstandar militer. Agar mudah pengoperasian, Galaxy Tab Active juga disematkan S-Pen.
 
Spesifikasi lain Samsung Galaxy Tab Active merupakan tablet dengan layar TFT 8-inci yang memiliki resolusi 1280x800 pixel serta kerapatan pixel 189ppi. Tablet ini ditenagai oleh chip Snapdragon 400 dengan prosesor quad-core Cortex A7 berkecepatan 1,19GHz.
 
Galaxy Tab Active didukung dengan RAM sebesar 1,5GB, serta penyimpanan internal 16GB yang dapat diperluas dengan microSD hingga 64GB. Tablet ini juga memiliki kamera belakang 3,1 megapixel, kamera depan 1,2 megapixel, serta baterai berkapasitas 4.450mAh yang diklaim dapat bertahan hingga lebih dari 8 jam. Untuk harga Samsung mengatakan, Galaxy Tab Active dibanderol dengan harga sekitar Rp6 juta-an dan tak akan dijual di toko-toko retail, penjualannya hanya akan dilakukan dengan metode B2B.

 

Komentar Anda

Artikel terkait