Posted: 26 Februari 2015 10:52:12 by Handayani BeritaNet.com | Dilihat 580 kali

Pernahkan Anda merasa terganggu dengan adanya siaran televisi yang menyuguhkan beberapa konten yang menurut Anda tidak mendidik dan perlu untuk disuguhkan? Jika Anda merasa demikian, maka Anda bisa melaporkan keluhan Anda terhadap konten tersebut pada sebuah layanan bernama Remotivi.

Setiap laporan yang masuk ke Remotivi akan langsung diteruskan ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Dengan kata lain Remotivi mempermudah kinerja KPI untuk mendapatkan pengaduan langsung dari warga secara valid sekaligus mengawal hingga laporan tersebut diterima. Rapotivi juga dapat digunakan untuk mengadukan produk jurnalistik yang tidak berimbang terutama menjelang penyelenggaraan pemilu maupun pilkada.

Rapotivi tercetus akibat gagalnya sebagian industri TV Indonesia dalam memenuhi hak warga mendapatkan tayangan bermanfaat. Hal tersebut dapat dilihat dari adanya acara televisi yang memuat kekerasan, objek seks, melecehkan penyandang difabilitas, profesi atau masyarakat adat tertentu. Ada pula pemberitaan tidak relevan dengan kebutuhan warga, seperti perceraian dan persalinan pesohor.

Roy Thaniago selaku Direktur Remotivi di Jakarta menyebutkan bahwa Frekuensi adalah milik publik. Pajak publik dipakai untuk membiayai pengelolaan frekuensi tersebut. Karena sudah meminjam frekuensi dan mengambil untung dari siaran iklan, maka sudah sepantasnya stasiun TV menyediakan tayangan yang sehat, benar, dan bermanfaat bagi public.


Komentar Anda

Artikel terkait