Posted: 26 Februari 2015 10:46:02 by Handayani BeritaNet.com | Dilihat 600 kali

Berapa besar dana yang Anda keluarkan untuk membayar biaya pulsa ponsel Anda selama satu bulan? Apakah hampir mencapai setengah dari penghasilan pokok Anda? Pastinya tidak. Namun fakta tersebut sebenarnya benar-benar ada dan terjadi. Menurut laporan International Telecommunications Union (ITU), ada beberapa negara di dunia ini yang memiliki tarif layanan seluler sangat mahal. Penghitungan ITU berfokus pada kalkulasi perbandingan antara harga yang harus dibayarkan pengguna layanan seluler dengan rata-rata pendapatan masyarakat di suatu negara. Dan saat ini ITU mengklaim bahwa Malawi merupakan negara dengan tariff seluler termahal di dunia. 

Penghitungan ITU menunjukkan bahwa rata-rata pengguna ponsel di Malawi harus mengeluarkan dana sebesar US$ 12 atau setara dengan Rp 130 ribu per bulannya. Jumlah tersebut setara dengan 56.29% dari total pemasukan per bulan yang diraih. Dengan kata lain, pengguna di Malawi menghabiskan lebih dari setengah pendapatan per bulan mereka hanya untuk membeli pulsa ponsel.

Tingginya tarif pulsa tersebut dikarenakan saat ini hanya tersedia dua operator seluler di Malawi. Dengan menambah jumlah operator seluler yang ada, maka diharapkan akan terjadi persaingan harga yang menguntungkan para konsumen. Malawi yang terletak di Afrika Selatan ini memang  dikenal sebagai salah satu negara termiskin di dunia dengan populasi hampir 14 juta jiwa. 



Komentar Anda

Artikel terkait