Posted: 09 Januari 2015 13:26:04 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 615 kali

Permintaan Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) kepada Google untuk memblokir 4 video ISIS di YouTube akhirnya direstui. Diajukan pada 24 Desember, permintaan ini akhirnya raksasa internet itu resmi memblokir video tersebut pada 26 Desember. Permintaan ini diajukan karena dinilai video tersebut meresahkan masyarakat.

Sementara itu, menurut Ismail Cawidu, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemkominfo, permintaan pemblokiran video ISIS ini bukan yang pertama. Sebelumnya, Kominfo pernah mengajukan permohonan serupa kepada Google terkait video ISIS yang berisi ajakan bergabung kepada kelompok militan itu. Ismail mengutarakan permintaannya kali ini lebih mudah dibandingkan yang pertama.  

Sebelum akhirnya diblokir, beredar empat video di YouTube yang disebarluaskan oleh kelompo ISIS. Kelompok militan ini belakangan kembali mengumbar sensasi menyusul 4 video yang diunggah di situs berbagi video terbesar di dunia tersebut. Salah satu dari empat video tersebut  berisi soal tantangan seorang militan ISIS kepada Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Moeldoko.

Semula penantang itu diketahui bernama ‎Abu Jandal Al Yamani Al Indonesi. Namun, belakangan jati dirinya pun mulai terungkap. Pria itu diketahui memiliki nama asli Salim Mubarok yang lahir di Pasuruan.


Komentar Anda

Artikel terkait