Posted: 30 Desember 2014 14:28:01 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 858 kali

Pertengahan Desember ini, Instagram mulai menghapus spam dan akun palsu dilayanannya. Hal ini berpengaruh pada jumlah pengikut di media berbagi foto ini. Langkah “bersih-bersih” ini dilakukan untuk mengurangi banyak jumlah pengguna. Penghapusan spam ini dilakukan untuk meningkatkan integritas layanan dan menyediakan layanan untuk mereka yang menggunakannya bagi tujuan yang tepat.

Bagi kalangan kebanyakan, gebrakan yang dilakukan media berbagi foto yang kini juga menjadi milik Facebook itu merupakan kabar menyenangkan. Namun, tidak bagi selebriti. Kebijakan ini, setidaknya telah membuat sejumlah nama selebritis dunia kehilangan banyak pengikut.

Sebut saja seperti Justin Bieber yang harus kehilangan 3,5 juta pengikut Instagram. Kejadian serupa juga dialami Kim Kadarshian yang harus merelakan 1,3 juta pengikutnya kabur. Sedikit di belakang Kardashian, Rihanna tercatat kehilangan 1,2 juta pengikut.

Meski tak sampai menembus angka jutaan, tetapi Beyonce dan Oprah Winfrey juga harus kehilangan ratusan ribu pegikutnya di layanan ini. Beyonce kehilangan sebanyak 832.000 pengikut. Sementara Oprah harus merelakan sedikitnya 100 ribu pengikutnya lenyap.

Tak hanya pesohor dari kalangan seleb saja yang harus rela kehilangan banyak pengikut akibat terobosan Instagram ini. Barack Obama, Presiden AS juga terpaksa harus kehilangan 213.000 pengikut.

Terkait kebijakan Instagram ini, Michael Heller, CEO Talent Resources mengungkapkan hal ini dinilai kurang bagus para seleb, selain memalukan, hal ini juga berpengaruh pada hilangnya sumber uang. Sementara soal pengikut seleb di media sosial, ia pun menjelaskan bahwa mayoritas akun sosial media selebriti ditangani tim sosial media. Banyak tim sosial media yang membeli pengikut dengan harga 30 dollar pada masing-masing laman. Angka tersebut biasanya digunakan untuk “menebus” 2.500 pengikut.


Komentar Anda

Artikel terkait