Posted: 13 Agustus 2014 13:33:51 by IY**** BeritaNet.com | Dilihat 788 kali

Game menyokong banyak pendapatan aplikasi pesan instan, Line. Tidak tanggung-tanggung, game memapu menyumbangkan terhadap 50% pendapatan Line. Melihat prospeknya yang bagus, perusahaan yang berbasis di Tokyo itu pun masih ingin terus mendongkrak pendapatannya dari sektor tersebut.
Guna memuluskan langkahnya tersebut, Line pun menggandeng para developer untuk memproduksi game. Dana sebesar USD 97 juta pun dikucurkan untuk mendukung langkahnya tersebut. Menurut rencana, dana tersebut akan digelontorkan pada September mendatang.
Kabarnya ada 400 game yang berjalan di platform layanan pensan instan itu dan mendapatkan tanggapan dari para penggunanya. Hingga awal 2014, jumlah pengguna layanan instan ini dilaporkan mencapai 340 juta pendatar di seluruh dunia. Sebagian besar penggunanya justru berasal dari luar Jepang. Beberapa negara yang disebut memiliki banyak pengguna Line antara lain Thailand, Taiwan, Indonesia, India, dan Spanyol.
Perusahaan yang dirilis tahun 2011 itu memang sudah mulai menampakan pendapatannya yang semakin baik sejak kuartal IV 2013 lalu. Pada periode tersebut, pendapatan Line naik 5 kali lipat dibandingkan periode sebelumnya. Penghasilanya mencapai 12,2 miliar yen, melonjak drastis dari sebelumnya yang hanya 2,2, miliar yen. Pendongkrakan pendapatnya itu sukses berkat kebijakannya menerapkan tambahan biaya dari permainan yang mereka sediakan.

Komentar Anda

Artikel terkait