Archieve dari Consumer

Mengintip Pesawat Mewah Jack Ma

Posted: 19 September 2018 11:36:35 by IY****

<p>Jack Ma, bos Alibaba bertandang ke Indonesia. Salah satu orang terkaya dunia menurut majalah Forbes itu melawat ke Tanah Air untuk menghadiri penutupan Asian Games yang sedianya akan dilakukan Minggu, (2/9/2018). Bertolak dari negerinya, Tiongkok melakukan perjalanan dengan pesawat jet pribadu Gulfstream G550.</p> <p>Lalu, seperti apa kemewahan jet pribadi bos raksasa e-commerce Tiongkok itu? Berikut Beritanet.com berikan ulasannya. Pesawat jet tersebut termasuk eksklusif dan limited. Hingga 2017 lalu, Gulfstream G550 hanya ada 550 unit. Harga per unitnya mencapai USD 61,5 atau setara dengan Rp 914 miliar. Dengan harga yang tak murah itu, sudah bisa ditebak jika pesawat jet ini disokong fasilitas ... Selengkapnya

Mengulik Kenyamanan Belanja Online dan Risikonya (...

Posted: 05 Juli 2018 14:14:06 by IY****

<p>Namun, ada juga sebanyak 4,5 persen responden Indonesia yang mengaku memberikan informasi takakurat terkait data pribadi pada perusahaan. Kekhawatiran data mereka bocor menjadi alasan hal ini dilakukan. Konsumen Indonesia bukan satu-satunya yang risau akan kebocoran data. Kekhawatiran serupa di Asia Pasifik malah lebih tinggi, mencapai 5 persen.</p> <p>"Di seluruh kawasan, kami menemukan bahwa ada kesenjangan tingkat kepercayaan antara konsumen dan perusahaan," ungkap Dhiman. "Konsumen mengirimkan data yang tidak akurat dengan sengaja. Ini menunjukkan bahwa sulit bagi perusahaan untuk mengidentifikasi konsumen online," terangnya lagi.</p> <p>Sementara itu, diketahui ada 11 persen orang Indonesia yang bersedia menggunakan biometric, seperti sidik jari atau pengenal wajah dalam ... Selengkapnya

Mengulik Kenyamanan Belanja Online dan Risikonya (...

Posted: 05 Juli 2018 14:12:26 by IY****

<p>Sementara itu, dalam penelitian itu, konsumen dibagi dalam dua kategori, yaitu Digital Vogayers dan Digital Pragmatists.&nbsp; Merujuk pada kategori tersebut, konsumen Indonesia termasuk dalam ketogori Voyagers yang lebih mengutamakan kemudahan dalam berbelanja daripada keamanan. Dijelaskan Dhiman lebih lanjut bahwa pengelompokan negara-negara menjadi Pragmatis dan Voyagers akan membantu perusahaan menghadapi masalah penipuan.</p> <p>Di negara-negara berkembang misalnya, perusahaan harus menyiapkan biaya kerugian atas kasus penipuan demi mempertahankan konsumen. Adapun jurus yang dilakukan perusahaan untuk menghindari penipuan adalah dengan mendapatkan data berkualitas dari konsumen.</p> <p>Sebanyak 45 persen responden di Indonesia bersedia membagikan nama, nomor telepon dan alamat untuk membantu perusahaan mencegah penipuan. Misalnya di negara-negara ... Selengkapnya

Mengulik Kenyamanan Belanja Online dan Risikonya (...

Posted: 05 Juli 2018 14:10:02 by IY****

<p>Belanja online kini menjadi aktivitas yang semakin lumrah dilakukan. Apalagi mengingat semakin maraknya smartphone dan mudahnya membuka toko online. Ditinjau dari segi perkembangan ekonomi masyarakat, hal ini sangat bagus karena semakin membuat para pelaku bisnis mempersembahkan produk dan jasa terbaiknya. Akan tetapi, hal ini bukan berarti tak menyisakan risiko.</p> <p>Kemudahan berbelanja online juga berpotensi risiko penipuan. Demikian setidaknya hasil laporan yang dibuat oleh Experian dan IDC merujuk pada hasil survei yang dilakukan pada konsumen di sepuluh negara di Asia Pasifik, termasuk Indonesia.&nbsp;Disebutkan bahwa Indoneesia merupakan negara dengan pertumbuhan e-commerce paling cepat.</p> <p>"Indonesia adalah salah satu pasar e-commerce dengan pertumbuhan paling cepat di ... Selengkapnya

Usung Konsep Belanja di Mall, iLotte Hanya Tawarka...

Posted: 28 Oktober 2017 12:07:22 by IY****

<p>Satu lagi pemain di ranah e-commerce. Adalah iLotte yang merupakan aplikasi garapan Salim Group dan Lotte Group. Hadir sebagai pendatang baru di lini bisnis ini, aplikasi hasil joint venture perusahaan Indonesia dan Korea tersebut pun mengusung konsep yang berbeda.</p> <p>iLotte menghadirkan pengalaman berbelanja layaknya di mall. Sejurus dengan konsep yang diusungnya itu, e-commerce ini pun hanya menawarkan produk yang terotorisasi. Hal ini berarti penjual perorangan tak memiliki kesempatan menjual produknya di iLotte.</p> <p>Pihak e-commerce tersebut mengatakan langkah ini dilakukan untuk menghindari pemanfaatn oleh penjualan perorangan. Dikatakan Chief of Marketing Officer PT Indolotte Makmur (ilotte) Ardi Sudarto bahwaiLOTTE membawa pengalaman bagi orang yang ... Selengkapnya

<< First | < Previous | 1 2 3 4 5 6 7 8 ... 77 Next > | Last >>