Archieve dari Security

Dinilai Bahayakan Kemanan Negara, Pemerintah Indon...

Posted: 20 Juli 2017 14:20:54 by IY****

<p>Sementara itu, Dirjen Aplikasi Informatika Semuel A. Pangerapan menjelaskan pihaknya tengah berupaya melakukan penutupan aplikasi tersebut secara menyeluruh jika tidak menyiapkan SOP penanganan konten yang melanggar hukum di Indonesia. &ldquo;Saat ini kami juga sedang menyiapkan proses penutupan aplikasi Telegram secara menyeluruh di Indonesia apabila Telegram tidak menyiapkan Standard Operating Procedure (SOP) penanganan konten-konten yang melanggar hukum dalam aplikasi mereka," tandasnya.</p> <p>Akibat pemblokiran yang telah dilakukan, layanan Telegram versi web sudah tidak bisa diakses. Atas pemblokiran yang dilakukan CEO Telegram, Pavel Durov mengatakan hal tersebut &ldquo;aneh&rdquo;. Ia menyebut pihaknya tak pernah menerima permintaan atau protes dari pemerintah Indonesia. Durov mengungkapkan pihaknya akan ... Selengkapnya

Dinilai Bahayakan Kemanan Negara, Pemerintah Indon...

Posted: 20 Juli 2017 14:18:13 by IY****

<p>Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memblokir layanan Telegram pada Jumat, (14/7/2017). Keputusan ini diambil&nbsp; karena aplikasi pesan instan asal Rusia itu dinilai bisa membahayakan keamanan negara. Hal ini mengacu pada ketiadaaan SOP dalam penanganan kasus terorisme di aplikasi tersebut.</p> <p>Dalam keterangan resminya, Kemenkominfo menyebut pihaknya telah meminta provider internet untuk memutuskan terhadap 11 Domain Name System (DNS) milik Telegram. Kesebelas DNS tersebut yaitu, t.me, telegram.me, telegram.org, core.telegram.org, desktop.telegram.org, macos.telegram.org, web.telegram.org, venus.web.telegram.org, pluto.web.telegram.org, flora.web.telegram.org, dan flora-1.web.telegram.org.</p> <p>Lebih lanjut, kementrian yang dipimipun Rudiantara itu mengungkapkan pemblokiran tersebut harus dilakukan karena di layanan tersebut banyak dijumpai propaganda terorisme dan hal terkait. "Pemblokiran ... Selengkapnya

Bisa Bobol Platformnya, Grab Hadiahkan 10.000 Doll...

Posted: 20 Juli 2017 14:05:16 by IY****

<p>Kerjasama ini dilakukan mengingat Grab sadar tidak ada teknologi yang sempurna, sehingga perlu berkolaborasi dengan para pakar keamanan.&ldquo;Kami yakin tidak ada teknologi yang sempurna, sehingga bekerja sama dengan para peneliti keamanan berketerampilan yang memiliki portfolio beragam menjadi krusial untuk menciptakan teknologi seaman mungkin,&rdquo; kata Diretor of Engineering Grab, Ditesh Kumar.</p> <p>Sementara itu, pendiri sekaligus CTO HackerOne, Alex Rice, menilai kerja sama dengan omunitas peretas&nbsp; merupakan cara paling efektif untuk menemukan bug dalam sistem keamanan. Ia mengapresiasi langkah Grab membuka program bug bounty sebagai pertanda komitmen mereka melindungi penggunanya.</p> <p>&ldquo;Diperkenalkannya program bug bounty oleh Grab kepada publik menandakan komitmennya untuk bekerja sama dengan ... Selengkapnya

Bisa Bobol Platformnya, Grab Hadiahkan 10.000 Doll...

Posted: 20 Juli 2017 14:01:32 by IY****

<p>Grab bakal mengganjar peretas yang bisa menemukan celah di aplikasinya dengan uang yang cukup menggiurkan. Hadiah yang diberikan berkisar antara 100 dollar AS (Rp 1,3 jutaan) hingga 10.000 dollar AS (Rp 133,3 jutaan), tergantung dari temuannya. Maksudnya semakin serius dampak dan tingkat keparahan masalah yang ditemukan akan semakin tinggi hadiah yang diberikan.</p> <p>Hal ini merupakan bagian dari program bug bounty layanan ride-sharing tersebut. Melalui program ini, Grab mengajak para hackers untuk mengidentifikasi kelamahan dalam sistem keamanan di platform miliknya.</p> <p>Grab menggelar program ini dengan tujuan meningatkan keamanan platform baik untuk mitra pengemudi maupun penumpangnya. &ldquo;(Program ini) Guna meningkatkan sistem keamanan platform bagi ... Selengkapnya

Rusia di Balik Serangan Ransomware Petya?

Posted: 18 Juli 2017 10:06:10 by IY****

<p>Ransomware Petya yang mencuat akhir Juni lalu kembali menghentak dunia setelah serangan WannaCry beberapa waktu sebelumnya. Berbeda dengan WannaCry yang korbannya menyebar di banyak negara di dunia, Petya menyerang mayoritas negara di Eropa Timur. Sejauh ini masih belum diketahui dalang di balik serangan tersebut.</p> <p>Namun, muncul dugaan serangan ini di dilakukan oleh Rusia. Tuduhan ini dilayangkan mengingat sebelumnya Rusia pernah melakukan serangan siber dan militer ke Ukraina. Badan keamanan Ukraina menyalahkan Moscow mengungkapkan peretas yang menyerang pembangkit listrik mereka tahun lalu ada di balik serangan ini.</p> <p>Namun, dugaan ini juga mencuatkan tanya. Pasalnya, jika benar dalangnya adalah Rusia, tetapi mengapa juga terdapat ... Selengkapnya

<< First | < Previous | 1 2 3 4 5 6 7 8 ... 174 Next > | Last >>