Archieve dari M-Suyanto

Belajar dari Kegagalan Honda

Posted: 13 Februari 2009 11:03:00 by M. Suyanto
Belajar dari Kegagalan Honda

Kegagalan merupakan label yang seringkali kita hubungkan dengan suatu tindakan yang tidak berhasil. Saat diterapkan, label ini membuat kita dikatakan sebagai orang yang tidak mampu, sehingga hal ini dapat menurunkan semangat kita untuk menjadi orang yang sukses. Pada saat kita masih kecil, kegagalan tidak mempunyai makna karena kita tidak mempunyai konsep ’kegagalan’. Jika kita memiliki konsep kegagalan, maka kita  tidak akan dapat berbicara, menulis, dan  berjalan. Karena untuk berbicara, menulis, dan berjalan, kita harus melalui kegagalan yang tak terhitung jumlahnya. Demikian juga dalam dunia kepemimpinan, juga dapat meniru kegagalan kita di masa kecil dan kita dapat belajar dari kegagalan tersebut.Soichiro ... Selengkapnya

Komunikasi dengan Mendengar Aktif

Posted: 31 Desember 2008 14:39:00 by M. Suyanto

Keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan sangat ditentukan oleh pemimpinnya. Lingkaran pusat kepemimpinan adalah komunikasi. Komunikasi merupakan seni atau cara untuk menyampaikan sesuatu agar orang lain memahami kita. ”Komunikasi merupakan keterampilan paling penting dalam hidup. Kita menghabiskan sebagian besar jam bangun kita untuk berkomunikasi,” kata Stephen R. Covey. Dalam memecahkan masalah bawahan, kita cenderung untuk menyerbu masuk, untuk memperbaiki segala sesuatu dengan nasihat yang baik, tetapi seringkali kita mengalami kegagalan, terutama kegagalan dalam meluangkan waktu untuk mendiagnosis masalah, untuk benar-benar terlebih dahulu mengerti secara mendalam tentang masalahnya. Kita biasanya berusaha untuk lebih dahulu dimengerti. Kebanyakan orang tidak mendengar dengan maksud untuk ... Selengkapnya

Rahasia Memulai Bisnis Tanpa Uang : Kawan Sebagai ...

Posted: 24 November 2008 13:04:00 by M. Suyanto

Ketika saya memberi seminar Kewirausahaan di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta bersama kawan saya, Pak Maryono. Setelah saya membeberkan bagaimana menjadi pengusaha yang cerdas dan bagaimana strategi memulai dan melambungkan bisnis, giliran kawan saya Pak Maryono bercerita tetang bagaimana ia mengawali bisnis untuk pertama kalinya. Pak Maryono mengawali bisnis sebagai penjual buku-buku asing dalam bidang kedokteran atau kesehatan. Modalnya adalah kawannya di Fakultas Kedokteran sebagai jaminan, agar ia dapat mengambil buku. Dengan jaminan kawannya tersebut, ia memperoleh buku-buku asing dan dapat menjual buku tersebut ke beberapa instansi maupun perguruan tinggi yang berkait dengan bidang ilmu kesehatan atau bidang ilmu lainnya. Hasilnya ... Selengkapnya

Pribadi yang Kreatif

Posted: 24 September 2008 10:58:00 by M. Suyanto

“Kreativitas merupakan ciri dari tokoh-tokoh dunia yang telah mengaktualisasikan dirinya” kata Abraham Maslow. Sifat kreatif nyaris memiliki arti sama dengan kesehatan, aktualisasi diri dan sifat manusiawi yang lengkap. Sifat-sifang dikaitkan dengan kreativitas ini adalah fleksibilitas, spontanitas, keberanian, berani membuat kesalahan, keterbukaan dan rendah hati. Kreativitas tokoh-tokoh dunia ini dalam banyak hal mirip dengan kreativitas anak-anak sebelum mereka mengenal takut pada ejekan orang lain, mereka masih melihat masalah secara segar tanpa prasangka. Menurut Maslow sifat-sifat ini merupakat sifat-sifat yang sering hilang setelah orang menjadi dewasa.  Orang yang mengaktualisasikan diri tidak kehilangan pendekatan yang segar dan naïf ini, atau jika harus kehilangan, ... Selengkapnya

Kepemimpinan Gaya Surga

Posted: 28 Agustus 2008 16:07:00 by M. Suyanto

Menurut Peter F. Drucker, kepemimpinan tidak terlepas dari kaitan budaya (kultur) yang disandang oleh masyarakat yang dilayaninya. Kultur itu bahkan tampil sebagai bagian terpadu dalam keseluruhan kepemimpinan itu, menjadi semacam bingkai yang lazim disebut gaya (style). Selanjutnya, terdapat terminologi kepemimpinan gaya Jepang atau kepemimpinan gaya Cina atau kepemimpinan gaya Barat dan seterusnya. Kepemimpinan bertugas mengemban misi bagi lembaga yang dilayaninya, beroperasi berlandaskan budaya, bertugas mengembangkan tiap kegiatan kerja menjadi produktif, membuat agar tiap kerja berprestasi dan berlandaskan nafas, semangat, dan jiwa budaya. Dalam mengelola dampak sosial dan tanggung jawab sosial, eksistensi, dan kegiatan lembaga yang dilayaninya, pemimpin melakukannya dalam penghayatan ... Selengkapnya

<< First | < Previous | 1 2 Next > | Last >>