Archieve dari RISTEK-RI

Hasil Pertemuan FB dan Kemenkominfo

Posted: 07 April 2018 14:11:00 by IY****

<p>Sehubungan dengan pencurian data pengguna Facebook, termasuk di Indonesia, Menteri Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memanggil perwakilan Facebook pada 5 April 2018 lalu. Dari pertemuan tersebut, Menkominfo mengatakan permintaan kepada media sosial berlogo huruf &ldquo;f&rdquo; itu untuk menindaklanjuti terkait antisipasi kebocoran data pengguna di Indonesia.</p> <p>Lebih lanjut, menteri yang akrab disama Chief RA itu mengungkapkan ada beberapa hal yang ditekankan terhadap jejaring sosial yang juga menaungi layanan pesan instan WhatsApp itu. "Ada beberapa hal sebagai tindak lanjut. Pertama, kami tekankan lagi semua media sosial termasuk Facebook harus comply dengan aturan di Indonesia," katanya. Selain itu, media sosial yang juga memiliki Instagram itu ... Selengkapnya

Kemenkominfo Aktifkan Mesin Pengais Konten Negatif...

Posted: 06 Januari 2018 08:47:05 by IY****

<p>Sementara itu, jika konten negatif disebarkan oleh akun di media sosial, pemerintah akan berkoordinasi dengan penyelenggara media sosial yang bersangkutan. Sejauh ini, telah ada 9 aplikasi yang berkerja sama dengan pemerintah.&nbsp; Mereka adalah Facebook, Instagram, WhatsApp, Twitter, BBM, Line, Telegram, Bigo, dan Google.</p> <p>Pemerintah juga akan memberikan tindakan berbeda jika konten negatif tersemat di portal berita yang terdaftar di Dewan Pers. Dalam kasus ini, pemerintah akan mengikuti ketentuan di UU Pers. Portal berita yang bersangkutan tidak akan langsung diblokir, tetapi diberikan hak jawab terlebih dahulu.</p> <p>Mesin pengais konten negatis atau Ais tidak saja bisa dimanfaatkan oleh Kemenkominfo, tetapi juga lembaga negara lain. ... Selengkapnya

Kemenkominfo Aktifkan Mesin Pengais Konten Negatif...

Posted: 06 Januari 2018 08:44:21 by IY****

<p>Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan mulai mengoperasikan mesin pengais konten negatif atau disebut Ais pada 3 Januari 2018. Mesin internet tersebut diharapkan mampu mengurangi penyebaran konten-konten pornografi, judi, kekerasan, radikalisme, SARA yang bertebaran di internet di Indonesia. Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, menjelaskan tim Ais terdiri dari 58 orang.</p> <p>Mereka akan bertugas selama 24 jam in-charge dan terbagi dalam 3 shift. Lebih lanjut, ia menambahkan Ais akan lebih efektif dan efisien dalam segi waktu dan volume untuk menyaring konten negatif. "Mesin ini akan lebih efektif dan efisien dari segi waktu dan volume untuk menyaring konten negatif," tandasnya, Jumat (29/12/3017) ... Selengkapnya

Menkominfo Bagi-Bagi Uang Elektronik Gratis

Posted: 16 November 2017 10:19:35 by IY****

<p>Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara membagikan 500 kartu uang elektronik kepada para pegawai Kemenkominfo. Uang elektronik tersebut adalah e-money yang merupakan keluaran Bank Mandiri. Kartu e-money yang dibagikan telah berisi uang senilai Rp 130.000.</p> <p>Pemberian kartu tersebut secara gratis merupakan bagian dari dukungan Kemenkominfo terhadap kebijakan Presiden Joko Widodo dalam menggalakan transaksi non-tunai. Pembagian e-money dilakukan usai peringatan acara Sumpah Pemuda, 30 Oktober 2017 di Gedung Kemenkominfo. Dalam kesempatan tersebut, Menkominfo mengatakan Presiden memerintahkan penggunaan uang elektronik untuk membayar tol.</p> <p>&ldquo;Kita ingin melakukan akselerasi cara baru membayar uang tol (menggunakan e-money). Ini karena Presiden memerintahkan untuk menggunakan uang elektronik membayar tol,&rdquo; ... Selengkapnya

Registrasi Kartu Seluler, Privasi Pengguna Tetap T...

Posted: 14 November 2017 09:01:38 by IY****

<p>Pemerintah melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mewajibkan para pengguna kartu prabayar melakukan registrasi dengan menggunakan NIK pada KTP dan KK. Kebijakan ini dinlai pakar teknologi dan informasi, Ruby Alamsyah tidak akan menghilangkan privasi pengguna. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir langkah ini digunakan sebagai cara untuk memata-matai.</p> <p>&ldquo;Jadi menurut saya kekhawatiran masyarakat datanya bisa disalahgunakan dan lain-lain, tidak perlu. Menurut saya itu terlau jauh (jika digunakan untuk memata-matai),&rdquo; katanya seperti dikutip dari Metrotvnews.com. Lebih jauh, ia menjelaskan mekanisme tersebut tidak memungkinkan data pengguna tersebar bebas. Hal ini mengingat Kementerian Dalam Negeri melalui Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil (Disdukcapil) hanya ... Selengkapnya

<< First | < Previous | 1 2 3 4 5 6 7 8 ... 28 Next > | Last >>