Archieve dari RISTEK-RI

Pemerintah Indonesia Segera Buka Blokir Telegram

Posted: 04 Agustus 2017 15:19:08 by IY****

<p>Pemerintah Indonesia kabarnya bakal segera mencabut pemblokiran aplikasi Telegram. Kabar berhembus menyebut pembukaan kembali akses aplikasi asal Rusia itu akan dilakukan secepatnya pada pekan ini. Hal tersebut disampaikan Dirjen Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan, setelah menerima kunjungan CEO Telegram, Pavel Durov ke kantor Kemenkominfo, Selasa (1/8/2017).&ldquo;Minggu ini akan segera dipulihkan,&rdquo; katanya seperti dikutip dari KompasTekno.</p> <p>Lebih lanjut, ia menjelaskan Pemerintah Indonesia akan membuka akses tersebut karena sudah ada iktikad baik dan komitmen untuk mengelola dan menangani konten bermuatan terorisme dan radikalisasi dari Telegram. Sebelumnya, CEO Telegram telah bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara. Pertemuan keduanya membahas penanganan isu terorisme dan ... Selengkapnya

Telegram Mau Dibuka? Pemerintah Syaratkan Ini (Bag...

Posted: 21 Juli 2017 10:34:41 by IY****

<p>Sampai sjauh ini, pihak Telegram sendiri masih belum memberi kepastian soal pemenuhannya.Dengan demikian, pemerintah juga belum bisa memberikan kepastian tanggal dan waktu pembukaan aplikasi web Telegram.</p> <p>&ldquo;Normalisasi (pembukaan blokir) kapan? Kalau semua ketentuan yang sudah kami syaratkan itu dipenuhi oleh Telegram, maka kami akan membuka blokirnya,&rdquo; ungkapnya kepada awak media di Gedung Kemenkominfo, Jakarta, Senin (17/7/2017).</p> <p>Sementara itu, sebelum akhirnya &lsquo;terdapat pembicaraan&rsquo; antara Indonesia dan Telegram sempat terjadi miskomunikasi antara keduanya. CEO Telegram, Pavel Durov sempat menyebut pemblokiran yang dilakukan pemerintah Indonesia &lsquo;aneh&rsquo;. Pasalnya, ia mengaku selama ini tak pernah mendapatkan permintaan atau komplain dari pemerintah Indonesia.</p> <p>Padahal, Kemenkominfo telah mengirimkan 5 email ... Selengkapnya

Telegram Mau Dibuka? Pemerintah Syaratkan Ini (Bag...

Posted: 21 Juli 2017 10:32:04 by IY****

<p>Pemerintah melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah memblokir aplikasi Telegram pada Jum&rsquo;at, (14/7/2017) lalu. Pemblokiran ini tidak untuk selamanya, artinya pemerintah bisa membuka kembali akses tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan.</p> <p>Meski demikian, Telegram harus bisa memenuhi syarat yang diajukan pemerintah Indonesia. Samuel mengungkapkan,saat ini, pihak pemerintah telah berkomunikasi mengenai syarat-syarat tersebut.</p> <p>Lebih lanjut, ia mengatkan Telegram sudah siap memenuhi 3 hal, tetapi pemerintah Indonesia meminta 4 syarat yang harus dipenuhi. &ldquo;Mereka sudah mengatakan akan melakukan tiga hal. Namun kami meminta empat hal untuk dipenuhi,&rdquo; terangnya. Adapun syarat-syarat yang dimaksud adalah sebagai berikut.</p> <p>Pertama, dibuatnya ... Selengkapnya

Kemenkominfo Bakal Kerja Sama dengan Telegram untu...

Posted: 21 Juli 2017 10:30:08 by IY****

<p>"Drama" pemblokiran Telegram belum usai. &lsquo;Episode&lsquo; itu diawali dengan pemblokiran versi perambannya yang kemudian menuai protes dari para netizen hingga permintaan maaf dari bos apliaksi itu. Belakangan, Kemenkominfo pun mengajak Telegram berkerja sama untuk bersama-sama menanggulangi terorisme.</p> <p>Serperti dikabarkan sebelumnya, CEO Telegram, Pavel Durov pun sempat mengatakan pemblokiran tersebut &ldquo;aneh&rdquo;. Namun, pada Minggu lalu, (16/7/2017), Durov pun meminta maaf kepada Menkominfo ihwal pengoperasian pengoperasian layanan chat Telegram di Indonesia yang tidak sesuai dengan perundang-undangan karena memuat channel yang bermuatan radikalisme dan terorisme. Bos aplikasi asal Rusia itu sebelumnya tak mengetahui jika pihak Kemenkominfo telah berupaya menghubungi Telegram sejak 2016 lalu.</p> <p>Usut punya ... Selengkapnya

Indonesia Resmi Miliki Badan Siber dan Sandi Negar...

Posted: 06 Juni 2017 09:12:43 by IY****

<p>Masih tentang Perpres Nomor 53 Tahun 2017 tentang Badan Siber dan Sandi Negara. Di samping 3 tugas di atas, Perpres tersebut juga menyebutkan beberapa tugas lain yang dieman BSSN. Tugas tersebut mulai dari koordinasi kegiatan fungsional hingga kerjasama baik di tingkat nasional, regional maupun internasional terkait keamanan siber.</p> <p>Berikut poin ke-4 hingga ke-9 tugas tersebut sebagaimana tercantum di Perpres Nomor 53 Tahun 2017.</p> <p>d. Pengoordinasian kegiatan fungsional dalam pelaksanaan tugas BSSN dan sebagai wadah.</p> <p>e. Koordinasi bagi semua pemangku kepentingan.</p> <p>f. Pelaksanaan pembinaan dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unit organisasi di lingkungan BSSN.</p> <p>g. Pengawasan atas pelaksanaan tugas BSSN.</p> <p>h. Pelaksanaan dukungan yang bersifat substantif ... Selengkapnya

<< First | < Previous | 1 2 3 4 5 6 7 8 ... 26 Next > | Last >>