Posted: 12 Januari 2012 03:20:00 by lucian BeritaNet.com | Dilihat 574 kali

Jika saat ini di Las Vegas sedang berlangsung International Consumer Electronic Show (ECS), maka lain lagi dengan sebuah konferensi yang diadakan di Fordham University, yaitu sebuah konferensi Internasional Keamanan Cyber 2012 (ICCS : International Conference on Cyber Security).

Acara ini merupakan konferensi tahunan ketiga  diadakan pada tanggal 9 sampai 12 Januari 2012 di kampus pusat Lincoln-Fordham sebagi tuan rumah, dimana hadir dalam konferensi ini pihak dari Biro Investigasi Federal (FBI) dan ahli industri global dari Universitas Fordham untuk membahas hal-hal berkaitan dengan Cybercrime dan terorisme cyber.

Salah satu topik utama yang hangat dibicarakan dalam pertemuan ini adalah efek dari Trojan yang terkenal yaitu Zeus yang diperkirakan telah mengakibatkan keuangan sekitar 42 USD.

Salah satu pembicara, Rich Baich dari Deloitte & Touch LLP principal mempresentasikan 26 varian dari Zeus yang telah diketahui dan membagikan pengalamannya tentang bagaimana malware  ini dapat merubah tanda tangan untuk menghindari deteksi oleh antivirus.

Presentasi berikutnya disampaikan oleh beberapa ahli lainnya seperti, Howard A. Schmidt: Asisten khusus presiden dan koordinator cybersecurity, Jenderal Keith B. Alexander: Komandan US Cyber Command, Direktur Badan Keamanan Nasional/Pusat Layanan Keamanan dan Thomas Ryan  Pendiri dan Mitra Pengelola Keamanan, dimana para ahli ini berbicara tentang perlindungan identitas online.

Selanjutnya, Giovanni DiCrescenzo, dari Telecordia Technologies, berbicara tentang bagaimana seharusnya tingkat keamanan dan privasi untuk informasi yang sesungguhnya. Sementara, Angelos Stavrou, Profesor Ilmu Komputer dari George Mason University akan berbicara tentang Smart and Mobile Devices dalam perang melawan kejahatan cyber. 

Untuk mencegah penyusupan oleh pihak-pihak yang tidak di inginkan, penyelenggara menerapkan sistem keamanan yang cukup ketat bagi para peserta dan kepada para wartawan yang ingin berpartisipasi dalam konferensi ini, diwajibkan untuk menyerahkan ID pemerintah yang valid dan bukti/kartu anggota dari kantor berita yang diwakilinya, sedangkan semua peralatan audio, foto dan video yang digunakan akan diperiksa oleh petugas sebelum di izinkan dan kepada semua anggota pers diwajibkan untuk hadir dalam ruangan 15 menit sebelum sesi di mulai. 

Acara ini merupakan kesempatan yang baik bagi sekitar 500 peserta independen, wakil perusahaan dan negara-negara yang mendanai para ahli untuk berbagi pengetahuan dan informasi yang berharga mengenai ancaman terbaru dari landscape cybersecurity.


Komentar Anda

Artikel terkait



Info buku-buku IT terbaru

Down | Up