Posted: 31 Agustus 2008 07:25:00 by Team BeritaNet BeritaNet.com | Dilihat 1704 kali

Bisnis konten mobile dapat menjadi lahan pekerjaan dan sekaligus sumber income baru bagi Anda yang mungkin kurang memahami dunia pemrograman, namun memiliki segudang ide dan content asli hak cipta sendiri yang dapat dijual ke suatu perusahaan atau perorangan. Hal tersebut disampaikan oleh Antonius Aditya, seorang penulis dan praktisi komunikasi, yang menjadi salah satu pembicara dalam acara Seminar dan Demo “Mobile Phone For Education”, Sabtu (30/08) kemarin. Acara yang berlangsung di Auditorium UKDW (Universitas Kristen Duta Wacana) Yogyakarta tersebut, diselenggarakan sebagai hasil kerjasama Tabloid Sinyal dengan BeritaNET.com dan Universitas Kristen Duta Wacana. Acara dimulai dari pukul 09.00 hingga pukul 15.00, dan dihadiri oleh sekitar 400 orang peserta, baik dari kalangan pelajar SMA maupun mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta.
Acara ini diawali dengan kata sambutan oleh pihak ketua panitia, Thomas Baskoro Ariawan. Menurutnya, acara seminar dan demo “Mobile Phone For Education”, ini dibuat sebagai sarana pembuka wawasan mengenai teknologi seluler dan pengetahuan baru bagaimana cara memanfaatkan perkembangan teknologi seluler, untuk menghasilkan income tambahan, sekaligus membuka cakrawala dunia pendidikan. Kemudian setelah itu, dilanjutkan dengan sambutan dari PT. Telkom Kandatel Yogyakarta, yang diwakili oleh Manager Data Internet dan VAS, Taryoko ST., dalam sambutan tersebut dikemukakan kesiapan dari Telkom untuk memfasilitasi ide-ide kreatif dalam bisnis mobile content tersebut. Sedangkan dari pihak UKDW, hadir untuk memberikan sambutan Dekan Fakultas Teknik UKDW, Ir. Henry Feriadi M.Sc. dan Pembantu Rektor 1 Djohan, MEM., Ph.D, dilanjutkan kemudian dengan pembukaan acara oleh Diknas Propinsi DIY diwakili oleh, Drs. Bambang Irianto M.Pd dari bagian Bina Program.
Dalam sesi pertama seminar tersebut, dipandu oleh moderator Erick Kurniawan S.Kom, M.Kom., salah satu dosen UKDW, Antonius banyak menjelaskan mengenai tips, baik kelebihan dan kekurangan, juga contoh penggunaan bisnis konten mobile yang dapat menghasilkan keuntungan hingga mencapai miliaran, hanya dengan ide yang kreatif, walaupun kurang memahami bahasa pemrograman apapun. Menurutnya, contoh bisnis konten seluler yang populer sekarang ini seperti ringtone box, atau yang paling murah dan relative mudah dapat dilakukan melalui web seperti promosi, forum diskusi, games, layanan berita, download, dan sebagainya.
Sementara sesi kedua, dibawakan oleh F.X. Bambang Irawan, dari Redaksi Tabloid Sinyal, yang menjelaskan mengenai keuntungan lain yang diperoleh ketika unit bisnis konten mobile, terutama ketika bisnis ini mampu mengumpulkan uang dari hasil tagihan download dan upload content seperti lagu, wallpaper, atau informasi lainnya. Bambang juga menjelaskan berbagai teknologi jaringan yang digunakan dalam ponsel, seperti GPRS, EDGE, perkembangan PDA, CDMA hingga WCDMA, juga informasi baru mengenai VAS (Value Added Service) 2.0. Dengan VAS 2.0, operator layanan seluler dapat memilih perannya, apakah hanya sekedar penyalur trafik konten, atau media partner pihak lain penyedia konten dan layanan jejaring social, atau sebagai pelopor yang menentukan solusi dan peran pihak lain, tambahnya.
Acara Seminar dan Demo “Mobile Phone For Education” ini juga diselingi dengan pengundian doorprize, dengan hadiah utama berupa dua buah handphone plus kartu perdananya, dan belasan hadiah lainnya dari sponsor yang cukup menarik.(h_n/.dna)
Komentar Anda