Posted: 20 April 2010 03:58:00 by steven_sitongan BeritaNet.com | Dilihat 441 kali

Tata Consultancy Services Ltd melaporkan pertumbuhan laba tercepat dalam tiga tahun sebagai perusahaan luar negeri dan outsourcing pemerintah dalam operasi komputer memantapkan posisinya sebagai provider software-service terbesar di India. Laba bersih meningkat 47 persen menjadi 19,3 miliar rupee ($ 431 juta) dalam tiga bulan yang berakhir. Tata Consultancy telah bergabung dengan perusahaan peringkat kedua Infosys Techologies Ltd, memberi isyarat peningkatan permintaan jasa mereka untuk memperkuat basis pelanggan di AS dan Eropa, pesanan akan meningkat pada vendor teknologi asal india setelah Oracle Corp.
Ramalan akan pertumbuhan tercepat ada di bidang lisensi software sejak awal dari resesi global, menurut Forrester Research inc. Dikutip Beritanet dari Bloomberg, Selasa (20/4/2010), penjualan di kuarter keempat naik 7,9 persen menjadi 77,4 miliar rupee setelah perusahaan memenangkan kontrak 5 tahun untuk layanan infrastruktur TI sistem penerbangan Malaysia, selain itu Tata juga menyediakan layanan dan dukungan back office untuk 917 klien, termasuk Citigoup Inc dan BP Plc yang dipilih bulan lalu sebagai Personal Accounts Delivery Authority pada Administrasi program pensiun nasional Inggris.
Pihak Tata masih mengejar sejumlah kontrak kerja yang bervariasi antara $50 juta hingga $500 juta dan berencana menghabiskan $200 juta untuk peningkatan gaji tahun ini. Pengeluaran di teknologi informasi , termasuk didalamnya computer dan pembelian network equipment akan tumbuh 7,7 persen tahun dari data tahun lalu sebesar $1,46 triliun, Pengeluaran di AS akan melebihi pertumbuhan produk domestik bruto karena perusahaan meningkatkan pengeluaran discretionary untuk menebus pesanan tertunda selama resesi tahun lalu. Tata saat ini memiliki 160,429 pekerja dan mempunyai lebih dari 20,000 job offer pada kampus, berdasarkan presentasi perusahaan di website mereka. (ss)
Komentar Anda