Posted: 08 Maret 2010 11:24:00 by Heni BeritaNet.com | Dilihat 936 kali

Nissyoku terinspirasi dari bentuk gerhana matahari, Bentuk panel lensa ada di kedua sisi dan dapat digerakkan ke banyak arah. Cara dan kekuatan cahaya diatur oleh derajat kemiringan pemutaran bola lampu ini. Dua panel tersebut akan membuat cekungan di permukaan hingga tampak membelah menjadi dua bola. Panel tersebut melekat di bola lampu dengan magnet. Lampu dapat dihidupkan dan dimatikan dengan menyentuh cincin logam di tengahnya.

Magnet kedua panel dilengkapi permukaan logam dari lampu. Terdapat LED 5W per panel. Namun, pengisi powernya bukan baterai, namun supercapacitor hybrid yang lebih memiliki power dibandingkan baterai. Ribuan supercapacitor hybrid dapat mentoleransi sejumlah termperatur tanpa maintenance selama 10 tahun.

Supercapacitor merupakan semi-permanen dengan tanpa maintenance dengan lebih dari 500,000 cycle. Body lampu ini dapat digunakan kembali dan dibuat dari polymer atau alumunium dan porcelain. Lampu ini dapat digantung di meja atau di dinding.(h_n)


Komentar Anda

Artikel terkait



Info buku-buku IT terbaru

Down | Up